JEPARA - Sebagai wujud syukur kepada Tuhan, pemerintah Desa Telukawur Kecamatan Tahunan bersama masyarakat menggelar Festival Kenduri Tani.
Selametan ‘Umbul Donga Wiwit Pari’ ini rutin digelar setelah masyarakat panen raya.
Total ada 27 hektar sawah yang berhasil panen pada musim tanam pertama ini.
Diketahui masyarakat Desa Telukawur mayoritas berprofesi sebagai petani.
Acara selamatan ini merupakan bentuk syukur kepada Tuhan dan sesama karena sukses panen padi.
Sebelum festival kenduri tani, masyarakat telah melakukan rangkaian acara.
Mulai dari penanaman padi, selametan uler-uleran, hingga selametan umbul donga wiwit pari.
Hal itu diungkapkan Rohman, Petinggi Desa Telukawur.
Ia mengatakan, kegiatan ini rutin terlaksana sebagai wujud syukur masyarakat atas berhasilnya panen padi.
Rohman menjelaskan, total ada 27 hektar padi yang baru saja panen di Telukawur.
“Rangkaian ini sudah kami laksanakan sejak 2020. Untuk beras yang masyarakat produksi biasanya dijual di wilayah Muria Raya: Kudus dan sekitarnya,” jelas Rohman.
Sementara itu, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta juga menyempatkan diri hadir di lokasi.
Baca Juga: GAMPANG! Resep Ramuan Kecantikan Ala Aktris Zhao Lusi, Ampun Cerahkan Kulit Kusam Secara Alami
Ia mengaku senang dan mengapresiasi masyarakat yang mau melestarikan kearifan dan budaya lokal.
Edy Supriyanta juga mendoakan dengan adanya acara selamatan ini membuka rejeki masyarakat Telukawur.
“Saya lihat parinya kuning kemuning. Selamat parinya sudah siap dipanen. Semoga rejekinya bertambah. Kesehatannya juga bertambah. Jangan lupa sedekahnya,” kata Edy. (nib)
Editor : Dzikrina Abdillah