JEPARA - Para desa yang berpartisipasi dalam Karnaval Budaya 2023 mulai mempersiapkan konsep yang akan ditampilkan. Banyak yang akan menampilkan potensi dan ciri khas desa.
Salah satunya Jembul Tulakan, dari Desa Tulakan, Donorojo, Jepara.
Acara ini akan diikuti sekitar 45 desa. Simbol tahun kemerdekaan yaitu 1945. Mereka mewakili masing-masing kecamatan di Jepara. Hasil kerja sama Radar Kudus Biro Jepara dan Pemkab Jepara.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Ini Dia Link Pendaftaran dan Nomor Urut Peserta Karnaval Budaya Jepara 2023
Baca Juga: Sempat Dikeluhkan Warga, Parkir Liar di Area Stadion GBK Jepara Akhirnya Gunakan Karcis Resmi
Seperti diberitakan sebelumnya, akan ada karnaval budaya yang terselenggara pada 19 Agustus 2023.
Karnaval itu akan menghadirkan penampilan dari semua kecamatan di Kabupaten Jepara, terkecuali Karimunjawa.
Setiap kecamatan akan diwakilkan oleh minimal tiga desa. Desa-desa tersebut akan menampilkan potensi dan ciri khas daerah masing-masing.
Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo akan diwakilkan oleh 45 performer. Mereka akan menampilkan Jembul Tulakan saat melalui rute karnaval.
Diketahui, Jembul Tulakan juga telah diakui sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.
Desa-desa lain juga menyiapkan hal serupa. Seperti Desa Bantrung, Kecamatan Batealit yang sukses menggelar Bantrung Culture Festival.
Baca Juga: Semarakkan Kemerdekaan, Warga Bondo Jepara Gotong Royong Bikin Ribuan Kembang Manggar
Baca Juga: Begini Potret Kapolres Jepara saat Turun Gunung Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perempatan Mayong
Di festival, desa memberikan ribuan jagung gratis dan acara seni. Kemarin juga terselenggara kirab mengelilingi desa.
Sementara itu, ada juga sejumlah desa yang membawa konsep cerita rakyat asal-usul desa. Seperti Desa Rengging, Pecangaan akan menampilkan cerita rakyat cikal bakal desa.
Asal usul desa itu rencananya dikemas dalam pertunjukan kolosal Kerajaan yang dipadukan dengan pewayangan.
Baca Juga: Duh! Performa Pemain Anyar Persijap Jepara Ini Disorot Pelatih dan Manajemen, Ini Penyebabnya
Berbeda lagi dengan Desa Sukosono, Kecamatan Kedung. Desa tersebut rencana menampilkan ikon desa berupa Tugu Ngempet dan Tugu Cikal.
Antusiasme mulai tampak dari persiapan peserta. Ini tampak dari komunikasi grup peserta bersama panitia pelaksana Jawa Pos Radar Kudus. Waluyo, perwakilan dari Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara misalnya.
“Berharap bisa tampil maksimal, apalagi kecamatan Jepara harus top,” jelasnya bersemangat. (nib/zen)
Editor : Ali Mustofa