Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perjalanan Taziah Berujung Duka, Guru Kepala Sekolah Asal Jakarta Meninggal Dunia, Enam Penumpang Lainnya Luka, Ini Identitasnya

Ali Mustofa • Selasa, 6 Januari 2026 | 12:12 WIB

Kondisi bagian depan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU yang ringsek akibat menabrak bagian belakang truk crane di jalan TOL KM 426.400 Jalur A Ungaran Timur.
Kondisi bagian depan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU yang ringsek akibat menabrak bagian belakang truk crane di jalan TOL KM 426.400 Jalur A Ungaran Timur.

RADAR KUDUS – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (6/1) pagi.

Sebuah minibus Toyota Hiace yang membawa rombongan guru asal Jakarta menabrak bagian belakang truk crane.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang guru yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah meninggal dunia.

Baca Juga: Minibus Rombongan Yayasan Marsudirini Jakarta Tabrak Truk di Tol Ungaran, Satu Penumpang Tewas, Ini Dugaan Penyebabnya

Peristiwa kecelakaan itu sempat viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @portalsemarang.

Dalam video yang beredar, tampak bagian depan minibus mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.

“Terjadi kecelakaan mobil di Jalan Tol Ungaran sekitar pukul 05.20 WIB dengan kondisi kendaraan rusak berat di bagian depan,” tulis akun tersebut, Selasa (6/1/2026).

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan berlangsung di Tol Ungaran jalur A KM 426.400.

“Bukan kendaraan travel, melainkan rombongan guru dari Jakarta,” ujar Lingga saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Demokrat AS Kecam Operasi Militer di Venezuela Tanpa Persetujuan Kongres sebagai Tindakan Ilegal

Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB dan melibatkan Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU dengan truk crane bernopol B 9241 VB.

Minibus tersebut dikemudikan Totot Andriyanto (56), sedangkan truk crane dikendarai Andi Slamet Suwandi (55).

Lingga menuturkan, kendaraan Hiace melaju dari arah Semarang menuju Bawen.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan menabrak truk crane yang melaju searah di depannya.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Benturan keras membuat bagian depan minibus ringsek.

Baca Juga: Persaingan Papan Atas Super League Memanas, Borneo FC Kembali ke Posisi Teratas

Seorang penumpang bernama Terodius Heru Sucahya (57), guru asal Koja, Jakarta Utara, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala serta luka lecet pada kaki kiri.

“Korban meninggal dunia satu orang. Informasi dari keluarga, korban akan dibawa ke Yogyakarta. Saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD. Korban diketahui merupakan kepala sekolah,” ungkap Lingga.

Minibus tersebut membawa 14 orang rombongan dari Yayasan Marsudirini Tanjung Priok, Jakarta.

Mereka diketahui sedang dalam perjalanan menuju Bawen untuk melayat atau takziah.

Hasil analisis awal Satlantas Polres Semarang mengindikasikan pengemudi mengalami kelelahan dan mengantuk, sehingga kehilangan konsentrasi.

Posisi benturan berada tepat di tengah bagian belakang truk crane.

“Dugaan sementara sopir kelelahan dan mengantuk, sehingga tidak fokus saat berkendara,” tambahnya.

Selain korban meninggal, enam penumpang lainnya mengalami luka ringan dan saat ini masih dalam penanganan medis.

Baca Juga: Unggul Lebih Dulu, Persib Bandung Gagal Menang Usai Disamakan Persik Menit Akhir, Harapan Tiga Poin Sirna

Sementara itu, sopir minibus belum dapat dimintai keterangan karena masih mengalami syok pascakejadian.

Lingga juga mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.

“Jika merasa mengantuk, sebaiknya segera beristirahat. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Enam korban luka ringan dalam kecelakaan tersebut adalah:

Editor : Ali Mustofa
#meninggal #penumpang #truk crane #ungaran #jakarta #kecelakaan #pengendara