REMBANG – Taj Yasin Maimoen telah diusung oleh sejumlah partai politik (parpol) untuk maju sebagai wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng).
Kabar ini disambut antusias oleh santri. Mereka akan bergerak untuk konsolidasi pemenangan.
Saat ini, memang sudah tersiar berita tentang pengusungan Gus Yasin -sapaan Taj Yasin Maimoen- untuk maju dalam kontestasi pemilihan gubernur (pilgub).
Pria asal Kecamatan Sarang, Rembang, itu akan maju mendampingi Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Ahmad Luthfi.
Kabar ini disambut antusias oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang.
Ketua DPC Zaimul Umam siap melangkah untuk pemenangan putra dari almarhum KH Maimoen Zubair itu.
”Tentu kami sangat senang. Sangat bangga. Kehadiran beliau ikut kompetisi di Pilgub 2024,” jelasnya,
Zaimul Umam yang juga sebagai ketua alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar Sarang juga akan all out dalam memberikan dukungan.
Pihaknya segera mempersiapkan langkah konsolidasi dengan jaringan alumni maupun dengan PPP.
”Saya ketua DPC PPP juga punya tanggung jawab penuh untuk menyukseskan Pak Luthfi (Ahmad Luthfi) dan Gus Yasin terpilih menjadi gubernur dan wakil Gubernur Jateng,” ujarnya.
Gus Umam -sapaan akrab Zaimul Umam- juga berkoordinasi dengan para alumni dari sejumlah pondok pesantren lain.
Ia juga sudah melihat geliat para santri yang bergembira dengan kabar Taj Yasin akan maju dalam pemilihan gubernur nanti.
”Ya semua tentu menyambut dengan gembira,” katanya.
Salah satu partai politik yang sudah resmi mengusung Taj Yasin sebagai calon wakil gubernur mendampingi Ahmad Luthfi adalah Partai Golkar.
Hal ini juga disambut antusias dengan jajaran pengurus di Rembang.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Rembang Anjar Krisniawan akan tegak lurus sesuai dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.
Apalagi calon yang diusung kali ini, merupakan putra dari Rembang. Pihaknya juga akan segera menjalin komunikasi langsung dengan Taj Yasin.
”Antusias sekali. Setelah ini jalin kimunikasi, akan berkomunikasi dengan Gus Yasin,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus kemarin. (vah/lin)
Editor : Ali Mustofa