Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

”Pensiun” dari Polda Jateng, Komjen Pol Ahmad Luthfi Sempat Menangis

Muhammad Ulin Nuha • Minggu, 4 Agustus 2024 | 02:07 WIB

 

DISAMBUT WARGA: Warga berswafoto bareng Komjen Pol Ahmad Luthfi yang meninggalkan Mapolda Jateng menggunakan kereta kencana.
DISAMBUT WARGA: Warga berswafoto bareng Komjen Pol Ahmad Luthfi yang meninggalkan Mapolda Jateng menggunakan kereta kencana.

SEMARANG– Komjen Pol Ahmad Luthfi sudah tidak lagi menjabat sebagai kapolda Jawa Tengah (Jateng).

Dia kini menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Sebelumnya, dia mendapatkan kenaikan pangkat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama lima perwira tinggi Polri melalui Korps Raport di Gedung Rupatama Mabes Polri di Jakarta pada Senin (29/7) lalu.

Dia kini, resmi menyandang bintang tiga alias komisaris jenderal (komjen).

Sementara jabatan kapolda Jateng kini diisi Brigjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Prosesi pisah sambut ini juga diwarnai isak tangis.

Prosesinya dilakukan dengan tradisi pedang pora di Mapolda Jateng Jumat (2/8) lalu.

Acara penyambutan ini dipimpin Wakapolda Jateng Brigjen Pol Agus Suryo Nugroho dan juga dihadiri jajaran PJU Polda Jateng serta anggota Bhayangkari.

Luthfi yang sudah menyandang tiga bintang di pundaknya, diarak dan dipanggul oleh mantan anggotanya, saat pelepasan menuju gerbang Mapolda Jateng. Terlihat lambaian tangan juga mewarnai prosesi ini.

Rasa haru ini terlihat jelas. Luthfi sempat mengusap matanya dengan tangan kanan lantaran air matanya menetes, ketika di atas kereta kencana.

Ia didampingi Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Zainul Bahar yang juga adik kandung Luthfi. Sesampainya di depan kantor gubernur Jateng, Lutfi turun dari kereta kencana dan meninggalkan lokasi. 

Saat sambutan sebelum prosesi penyerahan Pataka Polda Jateng, Luthfi mengatakan, secara pribadi dan kedinasan mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh anggota dan Keluarga bersama Polda Jawa Tengah.

”Empat tahun 28 hari, pernah kita lalui bersama-sama. Suka dan duka kita bersama. Dari suka dan duka ini, yang saya rasakan banyak sukanya. Karena suka saya, mempunyai anggota Polda Jateng yang mempunyai loyalitas tanpa batas," ungkapnya. 

Luthfi mengatakan, pada dasarnya keberhasilan suatu kesatuan, pimpinan itu hanya sifatnya sementara. Tetapi keberhasilan ini ada di pundak dan garda Polda Jateng yang telah memberikan suatu pengabdian dalam rangka menginfiltrasi segala penyakit di masyarakat.

”Saya menyadari, tangan saya dua, kaki saya dua, dan saya bukan Superman. Tentu ini tidak maksimal dalam rangka memberikan suatu pengabdian kepada masyarakat. Apalagi memberi kepuasan, baik pribadi maupun keluarga besar Polda Jateng," bebernya. 

Luthfi juga menitip pesan kepada anggota Polda Jateng, apapun yang dilakukan terkait dengan tugas polisi, adalah profesioal dan pengabdian. Untuk itu, dia meminta mantan anggotanya selalu tetap menjunjung tinggi Polda Jateng.

Terhadap kapolda baru, Luthfi mengucapkan selamat datang. Dia menyebut, Brigjen Pol Ribut Hari Wibowo bukanlah orang yang asing baginya. Bahkan, Luthfi percaya di pundak pimpinan baru ini, Polda Jateng semakin meningkat.

”Dukung pimpinannya. Pimpinan boleh ganti tetapi roda kesatuan tidak pernah ganti. Kalian adalah yang terbaik dalam mensukseskan Polda Jawa Tengah," jelasnya. 

Sementara itu, Brigjen Pol Ribut Hari Wibowo meminta doa, dukungan, loyalitas, dan integritas untuk mempertahankan Polda Jateng. Minimal sama seperti yang dilakukan Luthfi. 

”Tugas-tugas ke depan akan semakin dinamis. Kita perlu persiapan. Saya yakin rekan-rekan yang terbaik dan saya yakin rekan-rekan mampu mengatasi tugas-tugas ke depan," katanya. (mha/ton/lin)

Editor : Abdul Rokhim
#Komjen Pol Ahmad Luthfi #Pisah Sambut #kemendagri #polda jateng #kapolda jateng #Pedang Pora #menangis #jawa tengah #Irjen Kemendagri