Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Lebih Dekat Sosok Eka Risqiana, Mahasiswi UMKU asal Kudus yang Aktif Berorganisasi

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 6 Januari 2026 | 16:18 WIB
EKA RISQIANA
EKA RISQIANA

AKTIVITAS yang padat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian Eka Risqiana.

Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) asal Kudus ini dikenal sebagai sosok yang selalu ingin bergerak dan berkegiatan.

Baginya, berdiam diri terlalu lama justru terasa lebih melelahkan dibandingkan menjalani hari yang penuh agenda.

Baca Juga: Sosok Mutia Aqila Tak Minder Hadapi Lawan Lebih Besar, Prestasi Juaranya Dipersembahan untuk MAN 1 Jepara

Eka menilai kesibukan bukanlah beban, melainkan sarana untuk terus hidup, berpikir, dan berkembang.

Saat ini, perempuan berhijab tersebut tengah disibukkan dengan penyelesaian tugas akhir. Meski demikian, fokusnya tidak hanya tertuju pada skripsi semata.

Ia masih mengemban tanggung jawab sebagai pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMKU hingga masa jabatannya berakhir pada Maret 2026.

Peran ganda sebagai mahasiswa tingkat akhir dan aktivis organisasi membuat hari-harinya hampir tak memiliki waktu luang.

Jejak aktivitas organisasinya bermula dari keterlibatan dalam program Community Empowerment yang mendapat dukungan pendanaan dari Djarum Foundation.

Bersama tim, Eka sukses mengembangkan program pemberdayaan petani di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus.

Baca Juga: Profil Lengkap Pelatih Baru Persijap Jepara, Bukan Sosok Asing Bagi Supporter

Program tersebut mengangkat inovasi pemanfaatan batang tembakau sebagai bahan baku pewarna batik.

Kegiatan ini kemudian diakui sebagai rekognisi Kuliah Kerja Nyata (KKN), sehingga Eka dapat lebih fokus menjalankan program sekaligus tanggung jawab organisasinya.

Memasuki awal tahun 2026, intensitas kegiatan Eka semakin meningkat. Pada bulan ini saja, BEM UMKU menyiapkan tiga agenda besar.

Salah satunya adalah UMKU Fest 2026 yang dirangkai dengan Piala Rektor, meliputi turnamen voli dan futsal.

Turnamen voli dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Januari, sementara futsal digelar pada 23–24 Januari.

Seluruh rangkaian acara akan dilaksanakan di lingkungan kampus UMKU sekaligus menjadi momentum peresmian lapangan serbaguna yang baru.

Baca Juga: Mengenal Sosok Dwi Ani Retno Wulan, Atlet Indonesia Pertama Asal Rembang Peraih Emas Cabor MMA SEA Games 2025

Agenda kedua bertajuk Rumah Asa, yang menyasar siswa sekolah dasar negeri (SDN) di Desa Jojo, Kecamatan Mejobo.

Melalui kolaborasi dengan komunitas Transit asal Solo, BEM UMKU mengadaptasi metode pembelajaran berbasis pendampingan anak.

“Program ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter dan meningkatkan minat belajar siswa sejak usia dini,” ujar Eka.

Sementara itu, program ketiga adalah Desa Mitra yang berlokasi di Undaan Tengah, tepatnya di Kampung Kalkun.

Bersama tim, Eka berupaya menghadirkan inovasi pengolahan bulu kalkun menjadi produk kerajinan, sekaligus membantu memperluas pemasaran olahan daging kalkun yang selama ini masih terbatas.

Di tengah padatnya aktivitas, Eka memiliki cara sederhana untuk menjaga keseimbangan pikiran dan memantik ide.

Ngopi menjadi ruang refleksi sekaligus diskusi, baik bersama teman maupun saat menikmati waktu sendiri.

Sesekali, ia juga memilih berkendara motor menuju pantai di Jepara untuk menikmati waktu personal. Bagi Eka, memiliki kegiatan jauh lebih baik daripada tidak melakukan apa pun.

“Lebih baik sibuk daripada diam,” katanya singkat. Prinsip inilah yang membuatnya terus bergerak. Sebab, menurutnya, terlalu lama berhenti justru lebih melelahkan daripada menjalani kesibukan yang bermakna. (san)

.

.

Editor : Ali Mustofa
#Eka Risqiana #bem #umku #Kudus #organisasi