RADAR KUDUS - Faiza Rizqi Irawan banyak berkecimpung dalam dunia survei.
Hal itu memberikan pengalaman tersendiri bagi alumni Teknik Informatika Universitas Muria Kudus ini.
Baginya banyak pengalaman untuk memperluas wawasan terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Pengalaman ini memperluas wawasan saya tentang kondisi sosial-ekonomi masyarakat dan pentingnya data yang akurat untuk mendukung kebijakan publik,” ungkap gadis asal Desa Sekarjalak Kecamatan Margoyoso Pati ini.
“Awalnya, saya tertarik saat ada informasi mengenai perekrutan Mitra Badan Pusat Statistik (BPS), dan saya melihat ini sebagai kesempatan berharga untuk terlibat langsung dalam pengumpulan data penting untuk pembangunan nasional. Saya pernah terlibat dalam berbagai survey,” imbuhnya.
Diantara survey yang pernah dilakukan antara lain adalah Sensus Pertanian, Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), Sensus Ekonomi Pertanian.
Survei Pola Distribusi Perdagangan,Survei Pergudangan, Ekspedisi, dan Kurir, Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan Survei Harga Konsumen Perdesaan (HKD).
Banyak hal yang didapat di lapangan saat mengerjakan survey. Salah satu cerita menarik adalah saat melakukan pendataan harga di pasar tradisional.
“Saya harus berinteraksi dengan banyak pedagang yang terkadang ragu membagikan informasi harga secara rinci," ujarnya.
"Dengan membangun kepercayaan dan menjelaskan manfaat data ini untuk stabilitas ekonomi, akhirnya mereka bersedia bekerja sama,” jelasnya.
Menjadi pengumpul data tidak mudah, ada tantangan tersendiri.
Tantangan terbesar adalah menghadapi responden yang kurang paham pentingnya survei, terutama di daerah pedesaan. (aua)
Editor : Ali Mustofa