SOSOK Agustin Dwi Riski Supriatna ikut andil dalam salah satu produksi film pendek. Bahkan film itu viral medsos di Rembang.
Dirinya bertugas make up para talent. Pekerjaan itu tak lepas dari sejarah hidupnya yang pernah bekerja sebagai tenaga profesional di bidang kecantikan.
Tugasnya membantu pelanggan memilih produk kecantikan.
Sekarang ini dia fokus di make up talent. Sudah hampir berjalan tiga tahun.
”Saya menyesuaikan permintaan sutradara,” ucapnya.
Selain itu, Agustin begitu nama sapaannya pernah make-up artist (MUA) wedding dan berbagai event. Mulai wisuda hingga kondangan dan wedding.
”Saya kemudian diajak Kertangkes.id (konten creator) untuk make up talent di project pembuatan profil video pariwisata di Kabupaten Rembang,” kenang warga Wates, Kaliori.
Berawal dari sana, dia diajak job terus. Setiap kali pembuatan film, maka dia dapat tugas make up talent.
Skillnya di bidang it uterus ia asah. Tidak sekadar membuat paras cantik atau ganteng seseorang, tapi tantangannya bisa sesuaikan karakter yang diinginkan sutradara.
”Lebih tonjolkan karakter yang diinginkan sutradara. Misal ingin anaknya jauh lebih muda, ceria dan sebagainya. Make up kita sesuaikan yang fun dan enerjik,” kata perempuan kelahiran Rembang, 18 Agustus 2001.
Dari sekian ngejob paling tertatang, akunya, makeup horor. Dia terbantu pengalamannya makeup di teater.
”Seperti membuat luka-luka dan darah,” ceritanya.
”Pengalaman saya pertama diajak pembuatan film harus pindah satu kecamatan dan destinasi-destinasi wisata. Paling berkesan Kecamatan Lasem lihat pertunjukan Lasem,” imbuhnya.
Ia mengakui, kerja di bidang itu tidak mengenal waktu. Biasanya pulang kerja normal pukul 16.00 sampai 17.00.
Tapi bisa lanjut hingga tengah malam. Sehingga harus pintar-pintar membagi waktu istirahat. (noe/zen)
Editor : Noor Syafaatul Udhma