GROBOGAN - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendung Glapan di Kecamatan Gubug, Grobogan, pada Rabu (1/1).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan hasil pengerjaan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Glapan yang rampung pada September 2024, sekaligus mengevaluasi rencana lanjutan tahun ini.
Rehabilitasi DI Glapan tahap pertama dilakukan melalui skema multi years contract (MYC) 2022-2024.
Proyek ini mencakup perbaikan saluran sekunder di Bantengan, Gubung, dan Bonangrejo, serta pembangunan jembatan di Bendung Glapan.
Tahun ini, rehabilitasi tahap kedua akan dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk memperluas area tanam padi hingga 2.357 hektare.
“Rehabilitasi ini penting untuk mendukung intensifikasi pertanian. Pasokan air dari Rawa Pening sangat vital, tetapi perubahan kondisi alam dan sedimentasi menyebabkan irigasi tidak lagi berfungsi optimal seperti desain awalnya,” kata Menteri Dody.
Jaringan irigasi Glapan sendiri melayani area seluas 18.740 hektare, mencakup wilayah Kecamatan Tanggungharjo, Gubug, Tegowanu, dan Godong di Grobogan (9.227 hektare), serta Kecamatan Karangawen, Tegowanu, Kebonagung, dan Wonosalam di Demak (9.463 hektare).
Rehabilitasi ini ditargetkan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 200 persen menjadi 250 persen dengan tambahan produksi padi sebesar 13.652 ton gabah kering panen (GKP) per tahun.
Proyek ini juga mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selain mengecek hasil pengerjaan, Menteri Dody juga berdialog dengan petani penerima manfaat irigasi.
Dalam diskusi tersebut, ia mendengarkan aspirasi petani terkait peningkatan layanan irigasi di wilayah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas pembangunan jembatan yang mempermudah akses dari Desa Trisari ke desa lainnya. Kami berharap ke depan saluran tersier dapat diperbanyak untuk menunjang kebutuhan pertanian,” ujar Hardi, salah satu petani setempat.
Menteri Dody menegaskan komitmen Kementerian PU untuk terus meningkatkan layanan irigasi demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Ia berharap proyek ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga kesejahteraan petani di sekitar Bendung Glapan. (int/khim)
Editor : Abdul Rokhim