Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Potret Wamen Pertanian Sudayono Pulang Kampung ke Grobogan, Salurkan Bantuan Alsintan hingga Tanam Padi Bersama Petani

Sirojul Munir • Senin, 4 November 2024 | 16:11 WIB

 

PULANG KAMPUNG: Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, pulang kampung ke Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan dan ikut menanam padi dengan petani baru-baru ini.
PULANG KAMPUNG: Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, pulang kampung ke Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan dan ikut menanam padi dengan petani baru-baru ini.

GROBOGAN – Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, pulang kampung ke Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, dan membawa angin segar bagi petani lokal.

Dalam kunjungannya, Sudaryono menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) senilai Rp 67,5 miliar untuk mendukung peningkatan produksi padi dan jagung di Kabupaten Grobogan pada tahun 2024.

Bantuan yang diberikan mencakup 26 unit mesin Combine Harvester Besar, 953 ton benih padi, 308.685 kilogram benih jagung, 3 unit traktor roda empat, 2 unit traktor roda dua, 32 unit pompa air 3 inch, 17 paket RJIT (Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier), dan 100 paket irigasi perpompaan.

Sudaryono tiba di Lapangan Desa Tambirejo sekitar pukul 14.30 WIB, didampingi Direktur Pupuk Indonesia, Dirjen Bulog, Bupati Grobogan Sri Sumarni, serta sejumlah pejabat Forkopimda dan OPD terkait.

Ratusan warga, termasuk 100 kelompok tani dari berbagai kecamatan di Grobogan, turut menyambut kedatangan putra daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono juga turut melakukan tanam padi simbolis di sawah bersama Bupati, Dirjen Pertanian, dan pejabat lainnya.

"Ini mengingatkan saya waktu kecil saat ikut tandur di sawah," ungkap Sudaryono sambil tersenyum saat menanam padi bersama para pejabat.

Usai acara tanam padi, Sudaryono menyerahkan bantuan Alsintan kepada sejumlah kelompok tani dan mendengarkan keluhan petani, termasuk terkait sulitnya mendapatkan pupuk dan kebutuhan alat pertanian tambahan.

Ia memastikan pemerintah pusat berkomitmen menjamin ketersediaan bibit, pupuk, dan air untuk pertanian, serta meningkatkan alokasi pupuk bersubsidi.

“Pupuk bersubsidi kini ditambah dua kali lipat. Bagi yang merasa kurang, pastikan sudah menebus jatah pupuknya tepat waktu, sesuai dosis dan sasaran," kata Sudaryono, menegaskan pentingnya ketepatan distribusi pupuk.

Sudaryono, yang merupakan alumni SD N 1 Tambirejo, juga mengenang masa kecilnya sebagai anak petani di desa tersebut.

"Saya lahir di sini, dari keluarga petani, jadi paham betul permasalahan dan kebutuhan petani," ujarnya.

Dia berjanji akan menambah bantuan jika produksi pertanian meningkat.

Pemerintah, tambahnya, terus memperbaiki tata kelola penyaluran pupuk agar lebih sederhana, mudah diakses, dan terpantau dengan baik.

Penyaluran kini disertai dokumentasi dan pengawasan ketat untuk memastikan bantuan sampai ke tangan petani tanpa hambatan.

Sudaryono berharap, dengan adanya bantuan Alsintan di Grobogan, produksi pertanian lokal dapat meningkat, tidak hanya di Grobogan tetapi juga di daerah sentra lainnya yang menjadi prioritas.

Sebagai kabupaten penghasil padi terbesar di Jawa Tengah dan ketujuh di tingkat nasional, Grobogan dipastikan akan mendapat perhatian khusus.

“Apalagi ini tanah kelahiran saya, tentu akan saya dukung sepenuhnya,” ungkapnya penuh semangat.

Bantuan ini disambut baik oleh petani yang berharap langkah ini mampu meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus menjamin ketahanan pangan di Grobogan dan sekitarnya. (mun/khim) 

Editor : Abdul Rokhim
#Wakil menteri pertanian #grobogan #pulang kampung #SUDARYONO #alsintan