Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Api Abadi Mrapen di Godong Grobogan Dijadikan Simbol Dalam Rakernas PDIP di Jakarta, Ini Filosofinya

Sirojul Munir • Minggu, 19 Mei 2024 | 22:22 WIB
KALI PERTAMA: Ketua DPP Taruna Merah Putih Hendar Prihadi menerima api abadi Mrapen dari Pengurus DPP PDIP Sukur H. Nababan di acara api perjuangan tak kunjung padam untuk rakernas PDIP di Jakarta.
KALI PERTAMA: Ketua DPP Taruna Merah Putih Hendar Prihadi menerima api abadi Mrapen dari Pengurus DPP PDIP Sukur H. Nababan di acara api perjuangan tak kunjung padam untuk rakernas PDIP di Jakarta.

GROBOGAN — Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, diambil untuk pembukaan rakernas di PDIP di Jakarta.

Api abadi itu, secara sembolis diambil oleh pengurus DPP PDIP Sukur H. Nababan. Kemudian diserahkan oleh ketua DPW PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Selanjutnya, api diberikan kepada 50 atlet maraton yang membawa sampai ke lokasi rakernas dengan lari estafet.

Dalam acara itu, juga dihadiri oleh Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga PDIP Eriko Satarduga, Ketua Umum Taruna Merah Putih Hendrar Prihadi, Ketua DPC PDIP Grobogan Sri Sumarni, Ketua DPC Blora Dasum, ketua DPC PDIP Wonogiri, dan ketua DPC PDIP daerah sekitar Grobogan.

Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP Sukur H. Nababan mengatakan, pengambilan api abadi Mrapen ini, baru kali pertama dilakukan oleh PDIP dalam rakernas.

Harapannya, kader PDIP mempunyai semangat luar biasa, seperti api abadi Mrapen.

”Api perjuangan nan tak kunjung padam. Bahwa jiwa dari kader PDIP ini, tidak pernah padam seperti api abadi. Nanti kami bawa dan tunjukkan pada semua rakyat Indonesia kompak, kokoh, dan tidak pernah mundur oleh situasi apapun," ungkapnya.

Api abadi yang diambil ini, akan melewati 20 kabupaten/kota dari Grobogan hingga Jakarta.

Jarak yang ditempuh mencapai 570 kilometer yang dibawa oleh atlet lari maraton Indonesia.

Setiap kota yang disinggahi, di setiap kantor DPC PDIP akan dinyalakan api ini. Untuk semangat kemenangan.

”Rakernas ini, konsolidasi secara nasional untuk pilkada pada November nanti. Kami akan mendorong kader terbaik setiap kabupaten ikut kontestasi politik. Dari api abadi ini, bisa memacu adrenalin di setiap kader yang akan maju. Siapa pun yang ditunjuk oleh untuk pilkada kabupaten/kota atau provinsi," ujarnya.

Sukur menambahkan, dalam rakernas nanti juga akan menentukan koalisi PDIP.

Termasuk apakah akan menjadi partai oposisi atau bergabung dengan pemerintah pemenang Pemilu 2024.

Sebab, ketua umum DPP PDIP mempunyai hak prerogratif untuk menentukan pilihan yang akan diikuti oleh anggota.

Terkait dengan Presiden Jokowi tidak diundang ke rakernas PDIP, dia meminta menanyakan ke Jokowi sendiri. Apakah masih kader PDIP apa tidak. ”Jadi kami bicarakan ke depan. Tanya ke Jokowi apakah masih PDIP. Segala sesuatu yang kami hadapi bisa menang. Partai kami yang menjagokan setiap orang," tandasnya.

Ketua DPW PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengucapkan terima kasih di Jawa Tengah diberikan kesempatan menjadi tempat pengambilan api menyalakan obor rakernas.

”Dalam ajaran Bung Karno, semangat nyala api tidak pernah padam. Api yang tidak kunjung padam dibawa ke rakernas oleh pelari dengan jarak 570 kilometer," terangnya. (mun/lin)

Editor : Abdul Rokhim
#Bambang pacul #pdip #grobogan #Rakernas PDIP #Api mrapen