GROBOGAN - Bocah 10 tahun berinisial DS di Purwodadi, Grobogan ditemukan tewas tenggelam pada Selasa (6/2).
Sebagai informasi, bencana banjir yang melanda Kota Purwodadi semakin meluas sejak Rabu (7/2) dini hari.
Sejumlah jalan di jantung kota mulai tergenang air hingga 40 sentimeter.
Akibat kejadian itu, ada satu korban jiwa yang tenggelam di area persawahan di Desa Karanganyar Kecamatan Purwodadi.
Hal itu dikonfirmasi Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto.
Ia membenarkan adanya satu korban meminggal dunia di Desa Karanganyar.
Korban merupakan bocah berinisial DS warga Dusun Karangasem di desa setempat.
Diketahui, korban merupakan pelajar di Yayasan Panti Asuhan Yatama Centre.
Kapolsek menjelaskan, korban bersama tiga temannya sekitar pukul 10.00 WIB bermain air di lokasi banjir.
”Kebetulan di dekat panti asuhan tersebut kondisinya banjir dari luapan sungai Lusi. Mereka berempat ke lokasi banjir. Kemudian saksi BR, NS dan MHH berenang di sawah yang terendam banjir."ujarnya.
Nahas, ternyata banjir di sawah tersebut sedalam 1 meter yang membuat korban tenggelam.
"Saat asyik bermain dan berenang di sawah sedalam 1 meter itu. korban DS terpisah dari teman-temannya. Mereka sempat mencari keberadaan DS,” imbuhnya.
Setelah dicari cukup lama, akhirnya mereka menemukan korban sekitar pukul 13.00 WIB.
Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada karyawan RS Islam Purwodadi, Kahar.
”Petugas tersebut baru melapor ke kami (Red, Polsek Purwodadi). Setelah mendapatkan laporan, petugas SPKT, reskrim langsung menuju lokasi,” jelasnya.
Tim inafis Polres Grobogan akhirnya melakukan pengecekan ke puskesmas setempat.
Hasilnya, tidak ada tanda penganiayaan, korban meninggal karena murni tenggelam.
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada orang tua maupun pengurus panti untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar tak bermain di lokasi banjir, sehingga tak ada kejadian serupa lagi. (int)
Editor : Dzikrina Abdillah