GROBOGAN - Kebakaran meludeskan lima rumah milik tiga kepala keluarga di Dusun Sanggeh Desa Tambirejo Kecamatan Toroh.
Kejadian tersebut pada Rabu (13/9) sekitar pukul 12.20 WIB.
"Ada tiga KK yang terdampak, yakni milik Sayem, Endang Susanti dan Jayem. Akibat kejadian tersebut korban Sayem mengalami kerugian materi sebesar Rp200 juta, Endang Susanti Rp150 juta dan Jayem Rp300 juta," kata Kapolsek Toroh AKP Saptono Widyo.
Kapolsek menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Darmini, 40. Saat kejadian, ia sedang melintas di depan rumah korban Sayem.
Ia melihat tumpukan jerami yang ada di samping rumah Sayem dalam keadaan terbakar. Ia pun langsung berteriak minta tolong.
"Api dengan cepat membesar. Meski warga sekitar berdatangan dan berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Api masih belum bisa dipadamkan," kata AKP Saptono Widyo.
Karena angin berhembus kencang dan bahan rumah yang mudah terbakar, api menyambar ke rumah tetangganya. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pos damkar.
"Api dengan cepat menyambar rumah milik Endang Susanti dan Jayem yang letaknya berhimpitan," ujar kapolsek.
Usai berjibaku memadamkan api, sekitar pukul 13.30 api berhasil dipadamkan.
Adapun rumah yang terbakar milik Sayem berbentuk limasan dan terbuat dari kayu dengan dinding papan dengan ukuran tiang 14 cm.
Baca Juga: Lagi, Seorang Warga Grobogan Tewas Hirup Gas Beracun Saat Menguras Sumur, Begini Kejadiannya
Rumah milik Endang Susanti berbentuk limasan dan terbuat dari kayu dengan dinding papan dengan ukuran tiang 14 cm dan rumah milik Jayem berbentuk limasan dan terbuat dari kayu dengan dinding papan dengan ukuran tiang 14 cm.
"Diduga api berasal dari korsleting listrik dari rumah Sayem yang kemudian menyambar tumpukan jerami miliknya," ungkap AKP Saptono Widyo. (int)
Editor : Ali Mustofa