Tak tanggung-tanggung, barongan buatannya dipesan untuk suvernir ajang bergengsi.
EKO SANTOSO, Blora, Radar Kudus
Sejak menekuni itulah, kini hasilnya mulai terlihat. Di antaranya, ia kerap mendapatkan pesanan dari luar Jawa.
Hingga belakangan karyanya dijadikan maskot event besar nasional balap sepeda. Hingga jadi piala gelaran acara tersebut.
”Semula sih untuk maskot. Alhamdulillah kemudian panitia memesan tujuh miniatur barongan ini buat piala," katanya.
Dia membuat miniatur barongan dengan lebar sekitar 14 sentimeter dan ketinggian sekitar 70 sentimeter.
Layaknya barongan dewasa, miniatur barongan tersebut, mulutnya juga bisa dibuka dan tutup.
Dia mengaku, menekuni pembuatan barongan khas Blora ini, karena ingin memajukan Blora melalui kesenian.
Selain itu, menurutnya dengan menggeluti pembuatan barongan dan miniaturnya itu, kini ia dapat membuka lapangan pekerjaan.
Dengan begitu, turut berkontribusi kepada masyarakat dengan menambah pemasukan keluarga.
”Jadi, sekarang nggak cuma buat yang itu-itu saja. Saya mencoba menyesuaikan dengan pesanan. Tantangannya ya memang harus kreatif, agar bisa memenehui berbagai pesanan dengan bentuk bermacam-macam,” imbuhnya. (*/lin)
Editor : Ali Mustofa