Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Sosok Flonia Sherly Nafissa Ariyanto, Siswi SMAN 1 Kayen Pati Peraih Gold Medal dan Best Paper di Korea Selatan

Achmad Ulil Albab • Senin, 20 Januari 2025 | 18:41 WIB

 

MEMBANGGAKAN: Flonia Sherly Nafissa Ariyanto (tengah) bersama guru pembimbing SMAN 1 Kayen, Pati, mendapat gold medal & best paper International Creative Papers Conference & Olympics (ICPC) di Seoul.
MEMBANGGAKAN: Flonia Sherly Nafissa Ariyanto (tengah) bersama guru pembimbing SMAN 1 Kayen, Pati, mendapat gold medal & best paper International Creative Papers Conference & Olympics (ICPC) di Seoul.

Flonia Sherly Nafissa Ariyanto, siswi kelas XII SMAN 1 Kayen, Pati, berhasil menjadi juara konferensi makalah kreatif internasional.

Lomba tersebut digelar oleh Korea University Invention Association (KUIA), Seoul, Korea Selatan.

ACHMAD ULIL ALBAB, Pati, Radar Kudus

Jumat (17/1) waktu setempat, bertempat di Korea University Invention Association (KUIA) di Seoul, Korea Selatan, gadis berambut sebahu itu, tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya.

Gadis bernama lengkap Flonia Sherly Nafissa Ariyanto yang merupakan siswi kelas XII SMAN 1 Kayen, Pati, ini, didampingi guru pembimbingnya, menerima penghargaan atas keberhasilannya dalam mengikuti event International Creative Papers Conference & Olympics (ICPC ) 2025.

Siswi yang akrab disapa Flo ini, menyabet gold medal & best paper dari makalahnya yang mengangkat judul ”Tepung Singkong untuk Roti Khusus Pasien Celiac Disease”.

Untuk mengikuti lomba di Korea Selatan itu, Flonia mengaku menjalani persiapan yang panjang dan sangat melelahkan.

”Harus belajar pagi, siang, dan malam. Butuh kerja keras. Tantangannya banyak sekali. Banyak peserta dari luar negeri, seperti Amerika Serikat dan lain-lainnya. Kalau pesaing paling berat dari Vietnam,” ungkapnya.

Dia menjelaskan alasannya mengangkat paper tentang roti dari tepung singkong untuk pasien celiac desease, karena pasien dengan celiac desease tak boleh mengonsumsi gluten (senyawa protein yang terdapat di dalam biji-bijian dan serealia, seperti gandum).

”Sedangkan tepung terigu yang biasa digunakan untuk membuat roti biasa, itu terbuat dari gandum. Sedangkan, roti Cassava Bun ini terbuat dari tepung singkong yang bebas gluten. Di Indonesia banyak singkong sebagai bahan baku. Jadilah roti Cassava Bun ini,” paparnya.

Flo sendiri dikenal sebagai siswi berprestasi. Dia kerap mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat daerah dan nasional. Di antaranya, olimpiade kimia, biologi, dan matematika.

Sedangkan kejuaraan yang pernah diraihnya, seperti medali emas dalam event nasional bertajuk Kompetisi Siswa Braindicator (KSB) 2023 tingkat SMA sederajat.

Menurutnya, mengikuti lomba memiliki kesenangan tersendiri baginya.

”Senang banget bisa dapat juara di event nasional, apalagi internasional. Kerja keras dalam mempersiapkan lomba terbayar sudah,” ungkapnya.

Untuk mengikuti kejuaraan tersebut, Flo mengaku harus mempersiapkan secara serius untuk mendapatkan hasil terbaik.

Dia juga harus pandai membagi waktu sehari-hari untuk fokus belajar dalam menyiapkan lomba tersebut.

Untuk meraih prestasi tersebut, dia mengaku harus bekerja keras. Tanpa kerja keras tidak ada hasil memuaskan yang bisa diraih.

”Untuk bisa meraih prestasi harus lebih semangat belajar. Juga disiplin dan kerja keras. Ditambah bimbingan belajar,” imbuh gadis yang menjadi Juara Favorit Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Pati 2024 ini. (*/lin)

Editor : Ali Mustofa
#SMAN 1 Kayen #pati #Flonia Sherly Nafissa Ariyanto #penghargaan #event internasional #korea selatan #prestasi