RADAR KUDUS - Penjahit di Kabupaten Jepara ketiban berkah menjelang tahun ajaran baru 2024-2025. Pasalnya, mereka menerima banyak pesanan berbagai keperluan sekolah seperti seragam.
Hal itu dirasakan oleh Arif Ubaidillah, 31, penjahit di Desa Sendang Kecamatan Kalinyamatan.
Pihaknya mengaku tren membeludaknya pesanan sebetulnya telah terjadi sejak awal tahun di bulan Januari.
Baca Juga: Kabar Baik, Puluhan Ibu-ibu di Jepara Digembleng Pelatihan MUA Gratis, Ini Tujuan
"Waktu-waktu awal sehari bisa memproduksi 300-an seragam. Tapi semakin mendekati masa masuk sekolah ini bisa produksi sampai 500 setelan seragam setiap hari," ungkapnya saat ditemui di ruang kerja Kamis (18/7).
Pemilik dari konveksi Primadona Collection tersebut merasa kuantitas dengan jumlah pesanan yang masuk. Hingga memutuskan untuk membantu tetangga sekitar.
"Kalau karyawan asli 20 orang, 14 di antaranya sebagai penjahit sisanya membantu serabutan seperti cutting, obras, finishing hingga packing. Saya tambah 12 orang untuk menyelesaikan pesanan setiap harinya," ujarnya.
Baca Juga: Simak! Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, Bisa lewat Aplikasi dan Manual di Kantor BPJS
Baca Juga: Waduh, Nelayan di Jepara Mengaku Sulit Mengekspor Ikan ke Eropa, Ini Kata Dinas
Arif menyampaikan model pesanan seragam mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.
“Harganya bermacam-macam, dari persetel untuk siswa SD Rp 100 ribu. Kalau tingkat SMA bisa sampai Rp 150 ribu,” ujarnya.
Selain seragam sekolah harian, Arif juga memproduksi wearpack maupun model pakaian dinas harian (PDH).
Baca Juga: Makin Eksis, Kopi Muria Kudus Kini Rambah Pasar Internasional, Segini Harga per Bungkusnya
Baca Juga: Dampak yang Terjadi Jika Tidak Melakukan Pencatatan Keuangan
"Pesanan dari sejumlah daerah, baik di Jepara sendiri maupun hingga luar Jawa. Kemarin habis dapat pesanan dari Gorontalo," katanya.
Tak hanya itu, Arif memperkirakan tren pesanan seragam akan terus meningkat hingga bulan September mendatang.
"Karena selain permintaan dari pihak sekolahan langsung, juga banyak penjual di pasar yang melakukan pemesanan. Sebagai persediaan tahun ajaran selanjutnya," tandasnya.(fik/nib)
Editor : Noor Syafaatul Udhma