BLORA – Terlibat balapan liar, 18 sepeda motor diangkut Polres Blora.
Motor-motor yang diangkut itu adalah sepeda motor protolan dan tidak menggunakan knalpot sesuai dengan spesifikasi tehnik atau knalpot brong.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan ini merupakan kali kedua pihaknya mengangkut motor-motor yang digunakan balap liar.
Beberapa minggu lalu sudah ada 15 motor yang diangkut.
"Ini dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah kabupaten Blora. Polres Blora menggelorakan Blora Zero Balap liar," imbuhnya.
Menurutnya motor-motor tersebut diamankan karena meresahkan warga.
Membahayakan orang lain dan bahkan diri sendiri. Sehingga ditindaklanjuti.
"Karena hal tersebut meresahkan warga dan bisa membahayakan, baik membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ucap Kapolres Blora.
Ia juga menyampaikan imbauan kepada para orang tua agar memantau dan mengawasi anak anak terutama para remaja.
"Untuk para orang tua, pastikan pada pukul 22.00 wib anak anaknya sudah berada di rumah. Karena aksi balap luar terjadi sekitar pukul 23.00 wib sampai dengan pukul 01.00 wib," ujarnya.
"Jangan sampai anak anak kita terlibat aksi balap liar atau menjadi korban laka lantas gara gara aksi balap liar," urainya. (tos)
Editor : Ali Mustofa