Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Awal Mula Mitos Larangan Warga Cepu Blora dan Bojonegoro Naik Gunung Lawu Ternyata Bermula dari Kisah Prabu Brawijaya V  

Noor Syafaatul Udhma • Kamis, 1 Agustus 2024 | 21:57 WIB
Ilustrasi Pengantin Jawa
Ilustrasi Pengantin Jawa

RADAR KUDUS – Kehidupan orang Jawa tak lepas dari mitos.

Salah satu mitos yang diyakini sebagain orang Jawa yakni larangan warga Cepu Blora dan Bojonegoro Jawa Timur mendaki Gunung Lawu.

Konon katanya bila warga Cepu Blora dan Bojonegoro nekat mendaki Gunung Lawu, maka akan celaka.

Mitos larangan ini rupanya berawal dari sumpah yang dikeluakan oleh raja terakhir Kerajaan Majapahit, Prabu Brawijaya V.

 

Sumpah itu berisi orang-orang dari daerah Cepu atau keturunan langsung Adipati Cepu naik ke Gunung Lawu, maka akan celaka.

Karena sumpah itulah, sebagian orang di Cepu Blora dan Bojonegoro tidak berani naik ke Gunung Lawu, khususnya keturunan Adipati Cepu.

Baca Juga: Inilah Yang Dilakukan Sosok Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto saat Kunjungan di Kampung Halaman Blora, Berikut Daftarnya!

Kendati demikian, ada yang tidak percaya dengan mitos ini. Bahkan ada warga Bojonegoro yang berungkali ke Gunung Lawu tetapi aman dan tidak celaka.

Baca Juga: SOSOK Raja Majapahit Prabu Brawijaya V yang Moksa ke Gunung Lawu: Muallaf Berkat Sunan Kalijaga

Namun banyak juga yang percaya dengan mitos tersebut. Khususnya orang Cepu Blora. (*/mal)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#gunung lawu #bojonegoro #kerajaan majapahit #cepu #Prabu Brawijaya V #blora #mitos