BLORA – Setelah mendapatkan rekomendasi dan dukungan dari sejumlah partai, kini salah satu partai besar lain berpotensi merapat ke poros PKB.
Sehingga berpotensi menambah kekuatan Arief Rohman. Salah satunya Gerindra yang memberi sinyal berpotensi merapat ke poros PKB.
Ketua DPC Partai Gerindra Blora Djoko Nugroho mengatakan Gerindra hanya mendapat lima kursi pada pileg lalu, sehingga membutuhkan koalisi dengan partai lain agar bisa mengajukan paslon di Pilkada Blora.
Sehingga pihaknya tidak menutup kemungkinan bisa berkoalisi dengan PKB.
"Untuk koalisi saat ini sedang finalisasi dengan partai lain," jelasnya.
Menurutnya DPD Partai Gerindra sedang mengajukan nama-nama paslon yang akan mengikuti pilkada di Blora dan umumnya di kabupaten/kota se-Jateng.
Hanya saja pihaknya akan mengikuti apapun keputusan dari DPD Partai Gerindra. Sebab ia percaya keputusan itu yang terbaik.
Sementara terkait isu Sri Setyorini yang digadang-gadang akan mendampingi Arief Rohman dan telah mendapatkan keanggotaan KTA Partai Gerindra, ia tak secara gamblang menjawab.
"Soal KTA itu saya kurang tahu. Saya percaya dengan ketua dan para petinggi DPD Partai Gerindra untuk menentukan yang terbaik," paparnya.
Ketua DPC PKB Blora, Abdul Hakim menjelaskan jika pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Gerindra. Agar turut masuk koalisi dan mendukung Arief Rohman kembali maju.
"Kita komunikasi dengan semua partai termasuk Gerindra. Kita usahakan agar Blora ini adem ayem. Semoga semua partai bisa dukung pak Arief melanjutkan jadi bupati," imbuhnya.
Menurutnya sejauh ini yang sudah memberikan rekomendasi PKB dan Nasdem.
Kemudian Perindo berproses. Dan sudah diajukan DPW Perindo ke DPP. Begitu juga dengan PKS.
"Perindo sudah diajukan ke DPP. Tinggal tanda tangan ketua. Selain itu PPP dan belakangan infonya Gerindra juga berpotensi ikut PKB. Kami komunikasi juga dengan semua partai. Termasuk PDI P. Beliau welcome," paparnya.
Sementara terkait sosok bacawabup yang akan mendampingi Arief yakni Sri Setyorini juga telah bisa diterima banyak pihak.
Bahkan menurutnya belakangan ia juga mendengar isu SS telah memiliki keanggotaan KTA Partai Gerindra.
"Yang sudah ramai isunya begitu," jelasnya. (tos/war)
Editor : Ali Mustofa