BLORA - Rumah Artefak di Blora kini memiliki penghuni baru yaitu fosil gading gajah purba.
Fosil ini ditemukan oleh warga di Sungai Bengawan Solo di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Blora beberapa hari lalu.
"Kami kemarin berhasil ekskavasi fosil gading gajah di sungai bengawan solo," ucap Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Widyarini.
"Fosil ini kita konservasi dan kita simpan di rumah artefak," lanjutnya.
Dia menjelaskan rumah artefak sendiri merupakan tempat penyimpanan benda arkeologi atau peninggalan benda-benda bersejarah milik pemerintah melalui Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora.
Terdapat lebih dari 360 koleksi di Rumah Artefak tersebut.
"Fosil gading gajah di wilayah sungai bengawan solo di Blora itu gajah berjenis elephas hyudindricus. Panjangnya 155 centimeter, berat awal 70 kilogram dan memiliki diameter 15 centimeter," ujarnya.
Ia juga menambahkan, untuk rumah artefak ini ada juga fosil dari gajah purba seperti belikat, rahang, kaki dan ini gading gajah purba.
Untuk kedepannya ini, Dinporabudpar akan membuat satu website yang bisa diakses oleh masyarakat melalui online.
"Pasalnya, untuk data koleksi yang ada di rumah artefak Blora sudah ada di bidang kebudayaan," ujarnya.
"InshaAllah tahun ini akan ada database di website online yang berisikan koleksi apa saja yang ada di Rumah Artefak Blora," lanjutnya. (ari).
Editor : Ali Mustofa