Dimas Arif, putra dari Marfuah menjelaskan, api diketahui oleh tetangga rumah Marfuah, Lilik Purwanto. Api sudah membara cukup besar saat diketahui pertama kali. Saksi itu kemudian langsung berteriak minta tolong. Namun, besarnya api mengakibatkan kebakaran tidak dapat dicegah dan ikut menyambar sebelah rumah Marfuah, yaitu rumah Pono.
”Kemungkinan terjadi konsleting listrik di kamar pojokan di sebelah timur. Mamak (Marfuah, Red) sedang tidak di rumah. Nginep ke rumah cucunya yang sedang ada acara,” ungkap Arif.
Hal serupa juga terjadi di rumah Pono. Rumah yang berukuran 12 m x 20 m itu juga habis dilahap si jago merah. selain beberapa prabotan rumah, pihaknya juga mengaku bahwa uang sebesar Rp 1,2 juta milik Pono ikut habis terbakar.
”Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas Unit Reskrim Polsek Banjarejo, kebakaran tersebut diakibatkan karena hubungan arus pendek atau konsleting listrik di kamar rumah milik korban Marfuah,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian bagi kedua orang tersebut ditaksir mencapai Rp 250 juta. (cha) Editor : Ali Mustofa