Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

FULL TIME! Gagal Kudeta Barito, PSS Sleman Ditahan Imbang Persela 1-1

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 18 Januari 2026 | 17:35 WIB
Tocantins PSS Sleman
Tocantins PSS Sleman

 

RADAR KUDUS - PSS Sleman harus menelan kekecewaan di hadapan pendukungnya sendiri. Ambisi besar Super Elja untuk merebut puncak klasemen Liga 2 kandas setelah ditahan imbang Persela Lamongan dengan skor 1-1 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.

Bermain di Stadion Maguwoharjo yang dipadati ribuan suporter, PSS Sleman sejatinya datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Kemenangan akan membuka jalan lebar untuk mengudeta Barito Putera dari singgasana klasemen. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Hasil imbang ini membuat PSS Sleman hanya menambah satu poin. Total koleksi poin Super Elja kini menjadi 34 angka, belum cukup untuk melampaui Barito Putera yang masih kokoh di puncak.

PSS Unggul Lebih Dulu, Harapan Sempat Membumbung

PSS Sleman sebenarnya memulai laga dengan skenario ideal. Tampil agresif sejak menit awal, tim asuhan Ansyari Lubis langsung menekan pertahanan Persela. Intensitas tinggi dan pergerakan cepat dari lini sayap membuat Persela lebih banyak bertahan.

Keunggulan PSS akhirnya datang di babak pertama. Gol pembuka yang dicetak Gustavo Tocantins sempat membuat Stadion Maguwoharjo bergemuruh. Gol tersebut menjadi simbol dominasi Super Elja sekaligus membuka asa besar untuk mengamankan tiga poin krusial.

Pada fase ini, PSS terlihat begitu percaya diri. Aliran bola rapi, pressing ketat, dan dukungan penuh suporter membuat Persela kesulitan keluar dari tekanan.

Persela Bangkit, Skema PSS Mulai Terbaca

Namun sepak bola selalu menyimpan kejutan. Memasuki babak kedua, Persela Lamongan tampil jauh lebih berani. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu perlahan keluar dari tekanan dan mulai menemukan ritme permainan.

Beberapa pergantian pemain yang dilakukan Persela terbukti efektif. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan bertahan, tetapi berani melakukan serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang PSS.

Di sisi lain, PSS Sleman justru terlihat mulai kehilangan momentum. Sejumlah peluang gagal dimaksimalkan, sementara transisi bertahan kerap terlambat. Celah inilah yang akhirnya dimanfaatkan Persela untuk mencuri gol penyeimbang.

Gol Penyeimbang yang Memukul Mental Super Elja

Gol balasan Persela menjadi titik balik pertandingan. Skor berubah menjadi 1-1 dan suasana stadion yang sebelumnya penuh euforia mendadak tegang. Tekanan mental kini beralih ke kubu PSS Sleman.

Super Elja mencoba kembali mengambil kendali permainan. Serangan demi serangan dilancarkan, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Beberapa peluang emas terbuang, baik karena penyelamatan gemilang kiper Persela maupun ketenangan yang hilang di depan gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tak berubah. PSS Sleman harus puas berbagi angka di kandang sendiri.

Gagal Salip Barito Putera, Peta Klasemen Tak Berubah

Hasil ini terasa pahit bagi PSS Sleman. Tambahan satu poin membuat mereka kini mengoleksi 34 poin, tertahan di posisi runner-up klasemen Liga 2. Target untuk menggeser Barito Putera dari puncak pun gagal tercapai.

Padahal, kemenangan di laga ini akan menjadi momentum penting bagi Super Elja untuk mengontrol persaingan menuju fase krusial kompetisi. Sebaliknya, hasil imbang justru memperpanjang jarak dan memberi keuntungan psikologis bagi pesaing.

Barito Putera tetap tersenyum di puncak klasemen, sementara PSS harus kembali menghitung ulang peluang dan strategi di sisa laga.

Evaluasi Jadi Harga Mati bagi PSS Sleman

Kegagalan mengamankan poin penuh menegaskan bahwa PSS Sleman masih memiliki pekerjaan rumah besar. Konsistensi permainan, efektivitas penyelesaian akhir, serta kemampuan menjaga keunggulan menjadi catatan penting.

Laga melawan Persela juga menunjukkan bahwa tekanan besar justru bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola dengan baik. Bermain di kandang dengan target menang terkadang membuat permainan terlalu terburu-buru.

Bagi PSS Sleman, hasil imbang ini harus dijadikan pelajaran. Jika ingin benar-benar bersaing memperebutkan puncak klasemen dan tiket promosi, Super Elja tak boleh lagi kehilangan poin di laga-laga krusial.

Editor : Mahendra Aditya
#Line Up PSS Sleman vs Persela #PSS Sleman #Preview PSS Sleman vs Persela Lamongan #Live Score PSS Sleman vs Persela Lamongan #HASIL PSS Sleman vs Persela Lamongan #Jadwal PSS Sleman #link live streaming PSS Sleman vs Persela Lamongan #Line Up PSS Sleman vs Persela Lamongan #PSS Sleman vs Persela Lamongan #Liga 2