Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tok! Polisi Larang Pengendara Motor Kenakan Sandal Jepit, Begini Alasannya

Abdul Rokhim • Rabu, 15 Juni 2022 | 02:59 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
JAKARTA – Kepolisian Indonesia mengimbau masyarakat untuk tak lagi mengenakan sandal jepit saat mengendarai sepeda motor. Terbaru, para pemotor kini diminta untuk mengenakan sepatu saat berkendara.

Baca Juga : Bos PO Haryanto, Crazy Rich Kudus Bangun Jembatan Ratusan Juta dengan Uang Pribadi

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi membenarkan kabar tersebut. Ia menuturkan tujuan larangan pengendara memakai sandal jepit ialah sebagai perlindungan bagi kaki. Mengingat, sangat berbahaya apabila berkendara hanya menggunakan sandal jepit.

“Karena kalau sudah pakai motor, kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal. Nanti kalau ada api, ada bensin, ada kecepatan, makin cepat makin tidak terlindungi kita, itulah fatalitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jenderal Bintang dua itu berharap masyarakat utamanya pengedara dapat lebih peduli dengan perlengkapan berkendara guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. “Kalau dibilang sepatu mahal, baju pelindung mahal, ya lebih mahal mana dengan nyawa kita?,” tuturnya.

Firman Shantyabudi berharap pengendara tak menggampangkan perlengkapan saat berkendara, karena helm berstandar baik serta alas kaki yang benar dapat meminimalisir cedera bila terjadi kecelakaan.

“Ini gunanya helm standard, pakai sepatu, masih banyak yang pakai sandal menggampangkan gitu saja, moga-moga kita tidak termasuk,” katanya.

Ke depan, Kakorlantas Polri itu berharap agar kepatuhan saat berkendara bukan lagi soal ada atau tidaknya petugas di jalan. Namun, sudah menjadi bagian dari kesadaran masyarakat saat berkendara.

“Tapi itu bentuk perlindungan kita kepada masyarakat yang ingin kita bangun, sehingga patuh menjadi bagian, bukan lagi karena ada petugas,” ujarnya. (Jawapos.com) Editor : Abdul Rokhim
#larangan sandal jepit #larangan berkendara #sandal jepit #larangan pakai sandal #larangan berkendara dengan sandal jepit #jakarta