KUDUS - Gorong-gorong pasar Jember sebelah barat kondisinya mampet, air tidak bisa lancar sehingga terjadi genangan dan dikeluhkan menimbulkan bau tidak sedap.
Gorong-gorong mampet disebabkan tidak pernah ada pembersihan dengan kurub waktu lama, hal ini diakui Kepala Pasar Jember Kudus Sukirno.
Gorong-gorong mampet tak hanya di sisi selatan pasar tapi juga bagian lapak ikan, airnya hanya muser di satu tempat.
"Ya mengganggu, karena timbul bau. Kalau hujan tidak begitu meluap dan tidak menimbulkan banjir" imbuhnya.
Sukirno menambahkan, sudah puluhan tahun gorong-gorong tidak dibersihkan.
Kemudian, kemarin (8/7) 2025 Dinas Perdagangan Kudus meninjau langsung dan rencana Jumaat (11/7) kerja bakti.
Peninjauan ke lokasi langsung di lakukan oleh Kabid Pasar Agus Sumarsono.
Ia menjelaskan, gorong-gorong yang tidak ada airnya nanti di lakukan pembersihan.
Didalamnya ada penumpukan sampah, kemudian yang ada genangan air dikeruk dalamnya, supaya sumbatannya berkurang.
"Ini terjadi mampet disebabkan ada penutup gorong-gorong yang sudah rusak," terangnya.
Kemudian jatuh kebawah, lalu ada sampahnya juga. Ini harus dikeruk lebih dulu agar air yang ngecembong itu tadi bisa mengalir lancar.
Ia juga mengatakan, untuk selokan-selokan yang ada didalam pasar, memang butuh perbaikan.
Pihaknya, akan mengusulkan revitalisasi di tahun 2026. Sementara, mengankan gorong-gorong yang cukup besar sehingga pasar Jember tidak terlihat kumuh. (san)
Editor : Ali Mustofa