KUDUS - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus telah ditunjuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menjadi rumah sakit khusus kanker, jantung, stroke, urologi (KJSU) dan pasang ring.
Layanan kesehatan itu bisa menggunakan jaminan kesehatan nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Kudus ini memiliki Unit Pelayanan Penyakit Jantung (UPPJ) kini telah menjadi rujukan rumah sakit yang ada di kawasan pantura timur.
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam M.Si., Med., Sp.A mengungkapkan pelayanan penyakit jantung di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, ditunjang dengan peralatan yang canggih.
Di antaranya EKG, Treadmill Stress Test, Dobutamine Stress Echocardiography, Holter Monitoring, MRI Cardiac, hingga CT Scan Cardiac.
Tak hanya itu, rumah sakit yang sebentar lagi berusia 96 tahun ini, juga memiliki Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk tindakan intervensi koroner dan vaskular ditunjang dengan IVUS dan Rotablator.
”Melalui APBD Perubahan Tahun 2023 kami tambah alkes pendukung MRI Cardiac. Kami juga gunakan anggaran DBHCHT untuk pengembangan UPPJ khususnya cathlab,” tuturnya.
Layanan Cathlab di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus sudah bisa dimanfaatkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Kesehatan sejak awal 2022.
Hingga saat ini sudah lebih dari seribuan pasien mendapatkan layanan kateterisasi.
Cathlab difungsikan setelah izin pengoperasian dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) keluar.
”Selama ini pemasangan ring jantung baru dapat dilakukan oleh rumah sakit di kota-kota besar, seperti Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta. Alhamdulillah, sekarang sudah tidak perlu ke luar kota, angka rujukannya sudah berkurang,” imbuhnya.
Menurutnya, penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia yang disebabkan oleh stroke dan serangan jantung. Bagi masyarakat di kawasan pantura timur.
Kini tak perlu berobat jauh ke luar kota. Ini karena di Kudus telah tersedia UPPJ di RSUD Loekmono Hadi, dengan gedung dan peralatan kesehatan (alkes) representatif.
Terus Berkembang, segera Bangun Unit Stroke Center
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus segera membangun stroke center untuk melengkapi pelayanan kesehatan di Kudus.
Dengan demikian, masyarakat tak perlu meminta rujukan ke luar daerah.
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam M.Si., Med., Sp.A, mengatakan mempersiapkan membangun stroke center, karena sebelumnya ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan menyusul status RSUD Kudus sebagai rumah sakit tipe B.
”Kami segera mempersiapkannya. Penanganan penyakit stroke juga menjadi prioritas, karena termasuk penyebab kematian nomor tiga di dunia setelah penyakit jantung dan kanker,” jelasnya.
Untuk itulah, kata dia, pihaknya segera mempersiapkan diri, termasuk mempersiapkan tenaga dokter spesialisnya. Terkait dengan peralatan medis, juga sudah siap. Kalaupun ada hal-hal yang kurang tentunya akan dilakukan pengadaan lagi.
Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan gedungnya. Sebelumnya diusulkan menggunakan gedung bekas ICU, serta ada usulan menggunakan ruangan biasa, namun saat ini masih dalam pembahasan.
”Stroke juga termasuk penyakit yang sering meninggalkan kecacatan pada pasien. Sehingga, ketika terdeteksi dini dan semakin cepat penanganannya pada jendela waktu, peluang untuk sembuh dan pulih juga lebih besar,” ujarnya.
Penyakit stroke, kata dia, ada yang akibat perdarahan (hemorrhagic stroke) karena adanya pembuluh darah yang pecah. Serta stroke akibat terjadi sumbatan pembuluh darah (ischemic stroke).
Ia berharap ketika sudah tersedia layanan stroke center, maka warga Kudus yang mengalami stroke tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah karena di Kudus sudah tersedia layanan tersebut.
”Hal terpenting jangan sampai terlambat membawa pasien stroke ke rumah sakit. Kami siapkan sejumlah peralatan kemoterapi, mamografi untuk deteksi kanker payudara, serta menyiapkan dokter onkologi dan dokter bedah kanker. Saat ini kami juga sedang berproses penyiapan Unit Stroke Center,” kata dr. Hakam.
Ruang eks ICU disiapkan untuk menjadi ruang Unit Stroke Center. Terkait dengan sarana dan prasarana seperti alat-alat kesehatan penunjang, pihaknya menyebut saat ini telah dipersiapkan.
Termasuk juga dengan sumber daya manusia (SDM) dokter spesialis yang sudah diberikan pelatihan.
“Kemarin dokter sudah ikut pelatihan untuk menangani stroke atau ruangan khusus stroke. Ini kita persiapkan ke sana. Di unit ini, kami akan berikan pelayanan pencegahan, pengobatan hingga rehabilitasi pasca pengobatan bagi pasien stroke,” terangnya.
Dokter Hakam mengatakan, sebagai upaya mengapresiasi seluruh masyarakat yang mempercayakan pelayanan kesehatannya kepada RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
Prestasi yang didapatkan ini merupakan pelecut bagi manajemen untuk bisa terus meningkatkan kualitas.
Baik kualitas di bidang sumber daya manusia, sarana prasarana maupun pelayanan.
”Semoga dengan diterimanya penghargaan ini RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus akan semakin baik dalam melayani pasien-pasien dan terus melakukan inovasi dalam bidang pelayanan kesehatan maupun teknologi kedokteran,” imbuhnya.
Atasi Wasir dengan Laser Hemorhoidoplasty
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus dilengkapi peralatan medis untuk penunjang pelayanan kepada pasien. Salah satu peralatan medis terbaru yang dimiliki rumah sakit tipe B pendidikan ini yakni Laser Hemorhoidoplasty untuk penanganan keluhan wasir atau hemorrhoid.
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam, M.Si, Med., Sp.A menjelaskan usaha melengkapi peralatan medis merupakan wujud komitmen manajemen untuk memberikan pelayanan yang expert dan excellent bagi masyarakat.
”Saat ini di kamar bedah kami tambah lagi satu alat Laser Hemorhoidoplasty. Jadi pengobatan wasir bisa dilakukan tanpa tindakan pemotongan pada jaringan hemorrhoid. Bisa dilakukan one day care, sehingga pasien dapat segera beraktifitas seperti sediakala,” katanya.
Pihaknya juga menyiapkan dokter dan tim ahli yang berpengalaman untuk mendukung pengoperasionalan peralatan penunjang medis yang modern. Dengan harapan dapat memberikan kualitas pelayanan yang optimal.
”Dengan semakin lengkapnya fasilitas yang ada, kami harap RSUD dr. Loekmono Hadi dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” harapnya.
Lebih rinci Dokter Spesialis Bedah RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Tri Djoko Widagdo, Sp. B menjelaskan, Laser Hemorrhoidoplasty adalah tindakan minimal invasive dengan menggunakan teknologi laser. Teknologi laser ini akan menyebabkan mengempisnya jaringan hemorrhoid (wasir) yang menonjol/membesar tanpa dilakukan pemotongan pada jaringan hemoroid.
Penting untuk dipahami bahwa pengobatan wasir harus didasarkan pada diagnosis yang tepat. Lalu direkomendasikan oleh dokter yang berpengalaman.
“Meskipun metode lain selain laser juga dapat memberikan hasil yang baik, pengobatan laser memiliki beberapa keunggulan dalam hal pengurangan nyeri, percepatan penyembuhan, tingkat rekurensi yang lebih rendah, dan durasi rawat inap yang lebih singkat,” jelasnya. (*)
Editor : Abdul Rokhim