Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Wakili Kecamatan, Sembilan Desa di Kudus Bersaing Jadi Terbaik dalam Lomba Desa, Berikut Daftarnya!

Sekarwati • Selasa, 23 April 2024 | 20:44 WIB
SELEKSI: Panitia lomba desa melakukan penilaian pada peserta di kantor Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Lomba, Kudus kemarin.
SELEKSI: Panitia lomba desa melakukan penilaian pada peserta di kantor Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Lomba, Kudus kemarin.

KUDUS - Sebanyak sembilan desa/kelurahan di Kabupaten Kudus mengikuti lomba desa. Pelaksanaan lomba desa dilakukan dari tanggal 22-30 April 2024.

Adapun peserta lomba desa diantaranya, Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo, Desa Undaan Kidul Kecamatan Undaan, Desa Ngembal Kulon Kecamatan Jati.

Desa Tenggales Kecamatan Mejobo, Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu, Desa Kauman Kecamatan Kota, Desa Klumpit Kecamatan Gebog.

Kemudian Desa Karangbener Kecamatan Bae, dan Desa Piji Kecamatan Dawe.

Kemudian peserta dari keluarahan, yakni Kelurahan Mlati Kidul Kecamatan Kota, Kelurahan Purwosari Kecamatan Kota, dan Kelurahan Mlatinorowito Kecamatan Kota.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Desa dan Masyarakat (PMD) Kudus Harso Widodo mengatakan, peserta lomba merupakan desa/kelurahan yang terpilih untuk mewakili kecamatan.

Kandidat terpilih nantinya diseleksi kembali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

“Setiap hari ada dua desa maupun kelurahan yang kami seleksi,”katanya kemarin.

Ia menerangkan, terdapat 18 bidang kriteria yang harus dimiliki peserta lomba desa.

Seperti bidang kewilayahan, bidang kuangan, bidang pemerintahan, bidang kemasyarakatan, dan lain-lain.

Menurutnya, penilain terpenting bagi peserta lomba desa pada bidang pemberdayaan masyarakat.

Sebab, bidang ini yang menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, bidang yang lain juga kriteria pokok.

Namun ada catatan penting yang harus diperhatikan pemerintah desa sebagai bahan evaluasi.

“Kami juga melihat bagaimana respon masyarakat dalam mendukung pemerintah desa dan kelurahan,” terangnya.

Peserta lomba yang masuk dalam kriteria akan dinyatakan sebagai juara tingkat kabupaten dan diusulkan lomba desa kembali kejenjang berikutnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa membuat pemerintah desa lebih maju, aktif, dan kreatif dalam membuat program pelayanan masyarakat.

“Nanti desa maupun kelurahan kami evaluasi dan nilai administrasi di lapangan. Semoga hasilnya bisa mewakili di tingkat provinsi,” ujarnya. (wat/him)

Editor : Ali Mustofa
#kelurahan #lomba desa #pemkab #Kudus #pelayanan #kecamatan