Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kudus Dorong Serapan APBD Dipercepat

A
SEPAKAT: Ketua DPRD Kudus H. Masan, SE., MM. bersama Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menandatangani berita acara rapat paripurna di Gedung DPRD Kudus, Rabu (15/7). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
SEPAKAT: Ketua DPRD Kudus H. Masan, SE., MM. bersama Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menandatangani berita acara rapat paripurna di Gedung DPRD Kudus, Rabu (15/7). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

Advertisement

JATI - Pemerintah Kabupaten Kudus bersama DPRD resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna, Rabu (15/7).

Meski laporan keuangan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), DPRD meminta pelaksanaan APBD tahun berikutnya dipercepat agar manfaat anggaran lebih cepat dirasakan masyarakat.

Ketua DPRD Kudus H. Masan, SE., MM. mengatakan, raihan WTP menjadi prestasi yang patut diapresiasi karena menunjukkan tata kelola keuangan daerah berjalan baik.

Advertisement

Namun, masih ada sejumlah evaluasi yang harus dibenahi, terutama terkait percepatan oelaksanaan program sejak awal tahun anggaran.

Menurutnya, APBD Kabupaten Kudus selalu disahkan tepat waktu, bahkan sekitar satu bulan sebelum tahun anggaran berjalam.

Karena itu, tidak ada alasan pelaksanaan kegiatan harus menunggu terlalu lama.

Advertisement

“Kalau pelaksanaan APBD bisa dimulai lebih awal, penyerapan anggaran akan lebih cepat sehingga uang beredar di masyarakat lebih cepat. Dampaknya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, memggerakkan usaha masyarakat, hingga membantu pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Selain percepatan serapan anggaran, DPRD juga mendorong pemerintah daerah melakukan efisiensi belanja pada sektor yang dinilai kurang prioritas.

Di sisi lain, legislatif meminta pemerintah lebih agresif meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Masan mengungkapkan, DPRD bahkan telah membentuk tim khusus untuk mengkaji berbagai potensi pendapatan daerah yang masih bisa dioptimalkan.

Advertisement

Artikel Terkait

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Kudus Ungkap Catatan Penting soal APBD 2025

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Kudus Ungkap Catatan Penting soal APBD 2025

DPRD Kudus menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp232,74 miliar meski pendapatan melampaui target. DPR meminta evaluasi belanja daerah agar program pembangunan lebih efektif.

Anggota DPRD Kudus Soroti Penataan Zona PKL

Anggota DPRD Kudus Soroti Penataan Zona PKL

kejelasan regulasi menjadi faktor penting untuk menciptakan ketertiban sekaligus memberikan rasa aman kepada para pedagang.

Pemkab Kudus Siapkan Digitalisasi Pajak Daerah untuk Optimalkan Pendapatan 2027

Pemkab Kudus Siapkan Digitalisasi Pajak Daerah untuk Optimalkan Pendapatan 2027

Pemkab Kudus menyiapkan digitalisasi pengelolaan pajak daerah dan perubahan regulasi PDRD untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dalam RAPBD 2027 tanpa menaikkan tarif pajak maupun retribusi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer