
KUDUS – Teh chamomile menjadi salah satu minuman herbal yang cukup populer karena aroma bunganya yang khas dan rasanya yang ringan.
Minuman ini kerap dikonsumsi untuk menemani waktu bersantai, terutama pada malam hari sebelum tidur.
Berbeda dengan teh pada umumnya yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis, teh chamomile dibuat dari bunga tanaman chamomile yang telah dikeringkan.
Bunga tersebut kemudian diseduh menggunakan air panas hingga menghasilkan minuman berwarna kekuningan dengan aroma lembut.
Chamomile merupakan tanaman berbunga dari keluarga Asteraceae.
Tanaman ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai wilayah, terutama untuk membantu mengatasi keluhan ringan dan memberikan efek menenangkan.
Salah satu hal yang membuat teh chamomile berbeda dari teh hijau maupun teh hitam adalah kandungan kafeinnya.
Chamomile secara alami tidak mengandung kafein sehingga dapat menjadi alternatif minuman bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi kafein.
Di balik bentuk bunganya yang sederhana, chamomile mengandung sejumlah senyawa alami, seperti flavonoid, apigenin, dan komponen minyak atsiri.
Kandungan tersebut menjadi perhatian dalam berbagai penelitian karena memiliki potensi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.



