Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Masuk Museum Kartini Tetap Gratis, Siapkan Workshop dan Kegiatan Pendukung

Fikri Thoharudin • Senin, 5 Januari 2026 | 16:42 WIB
RAMAI: Para peserta didik tengah mengunjungi Museum Kartini.
RAMAI: Para peserta didik tengah mengunjungi Museum Kartini.

JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara memastikan akses masuk museum Kartini tetap gratis bagi masyarakat. 

Kebijakan ini dipertahankan untuk sementara waktu, sebagai upaya memperluas ruang edukasi publik. Sekaligus mendekatkan museum dengan kehidupan sosial warga.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, menyampaikan hingga awal tahun 2026 ini belum diterapkan tiket masuk Museum Kartini di Kompleks Pendopo.

"Nantinya tetap akan berbayar, masih dibahas. Namun untuk sementara waktu masih gratis," sebutnya Senin (5/1).

Lebih lanjut disebutkan, strategi yang ditempuh untuk menerapkan biaya masuk nantinya akan disertai dengan kegiatan maupun workshop keterampilan.

Aktivitas tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman berkunjung yang lebih bermakna.

Ali menjelaskan, berbagai konsep masih dimatangkan, mulai dari workshop tematik, diskusi kebudayaan. Hingga aktivitas kreatif yang relevan dengan koleksi museum dan sejarah lokal Jepara.

“Kalau kegiatan-kegiatan itu sudah ada, tentu akan menarik dan mengundang minat wisatawan untuk datang,” ujarnya. 

Ia menekankan museum diarahkan untuk tidak tidak lagi diposisikan sebagai ruang yang kaku, tetapi sebagai ruang interaksi dan pembelajaran.

Ali juga menyinggung peluang kerja sama dengan Perumda, dalam pengelolaan aktivitas pendukung di kawasan museum.

Selain itu, Disparbud juga tengah melakukan persiapan kegiatan museum yang akan terintegrasi dengan agenda besar daerah. Seperti dalam serangkaian perayaan Hari Jadi Jepara.

Dalam momentum tersebut, museum direncanakan menjadi salah satu pusat kegiatan budaya, dengan rangkaian acara yang melibatkan masyarakat, pelaku seni, dan komunitas kreatif.

Pihaknya berharap, melalui pendekatan kegiatan dan kolaborasi tersebut, museum di Jepara tidak hanya ramai dikunjungi saat momen tertentu.

Namun juga dapat menjadi ruang publik yang aktif, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang tahun.

"Kami sedang mempersiapkannya," pungkasnya.(fik)

Editor : Ali Mustofa
#jepara #museum kartini #Budaya