
MEMASUKI usia ke-477, Jepara tidak sekadar merayakan panjangnya sejarah. Kabupaten ini sedang menegaskan arah pembangunan. Membangun manusia, menguatkan ekonomi, dan menjaga warisan daerah sebagai energi menuju masa depan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, tahun pertama pembangunan periode 2025–2029 menjadi pijakan penting untuk menata lompatan yang lebih besar. Pendidikan, pelayanan dasar, infrastruktur, ekonomi rakyat, hingga budaya dirangkai dalam satu narasi pembangunan yang utuh. Jepara yang makmur, unggul, lestari, dan religius (Mulus).
Jika masa depan Jepara hendak dibangun, maka ruang kelas adalah titik awalnya. Karena itu, Bupati Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati M. Ibnu Hajar menempatkan pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan daerah. Kualitas sekolah, kesejahteraan guru, dan akses pendidikan tinggi dipandang sebagai investasi strategis untuk melahirkan generasi unggul, berkarakter, religius, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Sepanjang 2025, sebanyak 103 satuan pendidikan berhasil direvitalisasi dengan capaian 100 persen, terdiri atas 6 PAUD, 58 SD, dan 39 SMP. Langkah ini memperkuat capaian sektor pendidikan yang sebelumnya juga mencatat seluruh sekolah di Jepara berada dalam kondisi baik.
Komitmen itu berlanjut pada 2026. Sebanyak 199 sekolah kembali diusulkan untuk mendapat program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Saat ini, usulan tersebut masih dalam tahap verifikasi.
“Mohon doa restunya agar seluruh pengajuan ini dapat lolos dan memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan di Jepara,” ujar Witiarso Utomo.
Di sisi lain, duet kepemimpinan daerah juga memperkuat kualitas manusia di dalam sekolah. Program Kartu Guru Sejahtera telah menjangkau 10.827 guru dan ditarget meningkat menjadi 18.364 penerima. Sementara Kartu Sarjana Jepara telah memberi akses beasiswa kepada 2.398 siswa dan mahasiswa.
Dari pendidikan inilah Jepara memulai lompatan besar. Menyiapkan generasi, memperkuat ruang belajar, dan membangun masa depan dari manusianya.
Ekonomi Tumbuh, Fiskal Kuat, Kian Percaya Diri



