Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabup Jepara Gus Hajar Cek MBG Prasmanan, Ini yang Jadi Bahan Evaluasi

M
Penulis: M. Khoirul Anwar❯
NIKMAT: Wabup Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengevaluasi MBG prasmanan setelah empat hari trial, mulai penyajian, kebersihan, keamanan pangan hingga ketertiban siswa.
NIKMAT: Wabup Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengevaluasi MBG prasmanan setelah empat hari trial, mulai penyajian, kebersihan, keamanan pangan hingga ketertiban siswa.

Advertisement

 

JEPARA – Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengecek pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pola prasmanan di SD Kanisius Kauman Jepara, Kamis (8/10/2026). Evaluasi difokuskan pada proses penyajian, kebersihan, keamanan pangan, ketertiban siswa, hingga cara siswa mengambil makanan sesuai kebutuhan.

Monitoring dilakukan setelah pola prasmanan berjalan selama empat hari. Hasil pelaksanaan di sekolah tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum pola serupa diterapkan di sekolah lainnya.

Advertisement

Saat ini, terdapat sembilan sekolah yang menjadi sasaran penerapan MBG dengan pola prasmanan. Namun, baru SD Kanisius Kauman yang menjalani tahap uji coba.

Siswa Ambil Makanan dari Meja Prasmanan

Dalam pola tersebut, siswa mengambil makanan secara langsung dari meja prasmanan yang telah disiapkan. Untuk tahap uji coba, layanan diberikan kepada siswa kelas 4, 5, dan 6.

Advertisement

Menu yang disediakan terdiri atas nasi, lauk, sayuran, dan buah. Proses penyajian menggunakan wadah makanan dan peralatan saji yang telah disiapkan.

Kebersihan selama proses pelayanan juga menjadi perhatian. Petugas maupun siswa yang terlibat dalam penyajian menggunakan perlengkapan pelindung, seperti penutup kepala, masker, dan sarung tangan.

Bukan Hanya Soal Menu

Ibnu Hajar mengatakan, pelaksanaan MBG dengan pola prasmanan perlu dilihat secara menyeluruh. Tidak hanya dari makanan yang diberikan, tetapi juga proses ketika makanan disajikan hingga dikonsumsi siswa.

“Yang kita lihat bukan hanya makanannya, tetapi juga bagaimana proses penyajiannya, kebersihan, keamanan pangan, serta bagaimana anak-anak mengambil makanan dengan tertib dan sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Menurut dia, pola prasmanan memberikan pengalaman berbeda bagi siswa karena mereka mengambil makanan secara langsung. Karena itu, aspek ketertiban dan kemampuan siswa memperkirakan kebutuhan makanan juga perlu diperhatikan.

Hasil Trial Jadi Bahan Perbaikan

Uji coba di SD Kanisius Kauman menjadi tahap awal sebelum pola prasmanan diterapkan lebih luas. Pemerintah Kabupaten Jepara masih perlu melihat bagian yang berjalan baik maupun yang membutuhkan perbaikan.

Advertisement

Artikel Terkait

Mario Lemos: Jeda Kompetisi Jadi Waktu Menyulam Chemistry di Persijap Jepara

Mario Lemos: Jeda Kompetisi Jadi Waktu Menyulam Chemistry di Persijap Jepara

Jeda kompetisi, telah dimanfaatkan Persijap Jepara untuk mematangkan persiapan tim. Terutama untuk laga tandang di pekan ke-4, kontra Bali United pada Sabtu (10/10) mendatang. Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mário Licin

Mengenal Keris Aji Wibisono, Kini Resmi Jabat Posisi Kapolres Jepara

Mengenal Keris Aji Wibisono, Kini Resmi Jabat Posisi Kapolres Jepara

Sementara, tongkat komando Polres Jepara kini berpindah kepada AKBP Keris Aji Wibisono.  Perwira 41 tahun ini, sebelumnya bertugas di jajaran SSDM Polri. Kehadirannya disebut akan membawa pengalaman reserse

Sidak Tambang Jatisari Jepara, Ekskavator Malah Ditemukan Tersembunyi

Sidak Tambang Jatisari Jepara, Ekskavator Malah Ditemukan Tersembunyi

Tim Terpadu MBLB Jepara menemukan ekskavator yang disembunyikan di lokasi tambang Jatisari, Nalumsari, dengan bukaan sekitar 700 meter persegi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer