Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waduh, Harga BBM Jadi Rp. Rp43.308 Perliter di Negara Ini

Z
Penulis: Zakaria❯
Pemerintah Resmi Perkecil Kuota BBM Subsidi per 1 April 2026.
Pemerintah Resmi Perkecil Kuota BBM Subsidi per 1 April 2026.

Advertisement

 

RADAR KUDUS - Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat mulai memberikan tekanan nyata pada sektor energi global. Dampaknya, sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dilaporkan mulai menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) guna menyesuaikan dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Singapura menjadi negara dengan kenaikan paling mencolok. Berdasarkan data terbaru, rata-rata harga bensin di Negeri Singa tersebut telah menembus angka US2,545atau setara dengan Rp43.308 perliter (kursRp17.017/US).

Advertisement

Sementara itu, bahan bakar jenis diesel di negara tersebut menyentuh angka US$2,978 atau sekitar Rp50.676 per liter.

Berbeda dengan tren kenaikan di kawasan, Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan mempertahankan harga BBM di pasar domestik. Kebijakan ini berlaku efektif per 1 April 2026, di mana PT Pertamina (Persero) tidak melakukan perubahan harga, baik untuk jenis BBM subsidi maupun non-subsidi.

Advertisement

Di SPBU Pertamina, harga Pertamax (RON 92) tetap stabil di angka Rp12.300 per liter, diikuti Pertamax Green 95 pada harga Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo di posisi Rp13.100 per liter.

Untuk produk diesel, Dexlite tetap dibanderol Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap berada di angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Langkah Indonesia ini tergolong berani jika dibandingkan dengan kondisi di negara-negara tetangga per akhir Maret 2026. Di Laos, masyarakat harus menebus bensin seharga Rp30.243 per liter dan diesel Rp32.145 per liter. Thailand juga mencatatkan harga yang cukup tinggi, yakni Rp27.200 untuk bensin dan Rp20.811 untuk diesel.

Kondisi serupa terjadi di Myanmar dan Kamboja, di mana harga bensin rata-rata berada di kisaran Rp26.000 per liter. Filipina juga mengikuti tren serupa dengan harga bensin mencapai Rp24.316 per liter, namun memiliki harga diesel yang cukup tinggi di angka Rp33.591 per liter.

Di sisi lain, Malaysia masih menempati posisi sebagai negara dengan harga bensin paling terjangkau di kawasan dengan harga Rp16.268 per liter, meskipun harga dieselnya berada di atas Indonesia, yakni Rp23.211 per liter.

Advertisement

Artikel Terkait

Bahlil Ungkap Program Bensin Etanol E20 Butuh 4 Juta KL per Tahun Untuk Kurangi Impor

Bahlil Ungkap Program Bensin Etanol E20 Butuh 4 Juta KL per Tahun Untuk Kurangi Impor

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia memerlukan 4 juta kiloliter etanol untuk mendukung pelaksanaan program campuran bensin E20.

Mulai Semester II 2026, Seluruh SPBU Harus Campur BBM dengan Etanol 5%

Mulai Semester II 2026, Seluruh SPBU Harus Campur BBM dengan Etanol 5%

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi mengharuskan semua perusahaan penyedia bahan bakar minyak atau SPBU di seluruh Indonesia untuk mencampurkan bioetanol sebanyak 5 persen ke dalam bensin

Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027 Jadi Sorotan, Ini Angka dan Alasannya

Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027 Jadi Sorotan, Ini Angka dan Alasannya

Pemerintah mengurangi jumlah BBM subsidi dalam anggaran RAPBN 2027 menjadi 20,09 juta kiloliter.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer