Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ini Sosok Kakek Viral di Grobogan yang Disuruh Ngemis Cucunya

Abdul Rokhim • Kamis, 28 Juli 2022 | 21:53 WIB
PEDULI: Kepala Dinas Sosial Grobogan Edy Santoso menjenguk kakek Suparjo di rumahnya. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
PEDULI: Kepala Dinas Sosial Grobogan Edy Santoso menjenguk kakek Suparjo di rumahnya. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Video seorang kakek diminta cucunya mengemis viral di media sosial. Dalam video tersebut dinarasikan jika kakek dan bocah tersebut tinggal hanya berdua. Sang kakek disuruh mengemis untuk memenuhi kebutuhan bocah yang masih sekolah itu.

Baca Juga: 2.018 Kasus Perceraian di Grobogan Mayoritas Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya

Kakek tersebut Suparjo, 69. Warga RT 1/RW 1 Dusun Bogo Desa Kropak, Wirosari. Ia tinggal bersama cucunya Sugiyanti Cintia Bella. Mereka hanya tinggal berdua karena ibu dan ayah Sugiyanti tak di rumah. Ibunya pergi saat ia masih bayi. Dan ayahnya di penjara. Sementara neneknya Lasiyem meninggal setahun lalu.

Pembuat video tersebut Elisa Ega warga RT 2 RW 1, Dusun Bogo, Desa Kropak yang merupakan tetangga Suparjo. Menurutnya ia membuat video dan diunggah di status WhatsApp. Yang kemudian diambil orang dan diunggah ulang di Tiktok.

"Saya gak bermaksud memviralkan. Hanya kasian saja. Hati nurani kasian, tiap hari kakeknya digituin," jelasnya.

Menurutnya dari yang ia perhatikan perlakuan cucu ke kakeknya tiap pagi minta sarapan. Kakek tersebut disuruh meminta-minta uang ke tetangga. Termasuk saat butuh uang buat jajan.

"Setahu saya kejadian begitu sudah hampir satu tahun. Selama saya tinggal di sini. Tetapi para tetangga sudah paham dan kasian. Sehingga secara sukarela bantu mengasih. nasi, lauk dan uang," tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Edy Santoso menyebut yang bersangkutan sebenarnya sudah masuk DTKS dan mendapatkan sejumlah bantuan. Seperti PKH dan bansos lain. Namun sempat terkendala sebab ada permasalahan administrasi. Selain itu keluarga tersebut juga mendapat bantuan RTLH.

"Sebab yang masuk datanya neneknya. Nah itu sudah meninggal pada 2021 lalu. Jadi ada proses peralihan," imbuhnya.

Menurutnya pihak tetangga sudah kooperatif dengan membantu keluarga tersebut. Seperti memberikan pulsa listrik, makan, minum, dan membantu pendanaan. (tos/lid) Editor : Abdul Rokhim
#berita grobogan #cucu minta kakek ngemis #pengemis grobogan #viral grobogan