alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

2.018 Kasus Perceraian di Grobogan Mayoritas Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya

GROBOGAN – Kasus perceraian di Kabupaten Grobogan dari Januari hingga Juli ini tembus 2.018 kasus. Artinya bila dirata-rata per bulan ada 288 kasus. Uniknya dari jumlah tersebut, mayoritas kasus perceraian didominasi cerai gugat. Atau diajukan pihak perempuan. Selain itu, faktor ekonomi juga ditengarai menjadi faktor banyaknya kasus tersebut.

Baca Juga : Berkedok Kios, Kafe Karaoke Illegal di Terminal Purwodadi Grobogan Ditertibkan

Ketua Pengadilan Agama (PA) Purwodadi Wahid Abidin melalui panitera muda permohonan Wakirudin memberikan data bahwa dari laporan perkara masuk sepanjang Januari-Juli ada 568 cerai talak. Yang artinya diajukan oleh pihak lelaki. Sementara, untuk cerai gugat atau yang diajukan perempuan berjumlah 1.450.


“Bila dikalkulasi antara Januari hingga Juli maka ada 2.018 kasus perkara perceraian,” jelasnya.

Untuk cerai talak rinciannya pada Januari ada 109 kasus, februari 92, Maret 85, April 34, Mei 85, Juni 100, Juli 63. Sementara, untuk cerai gugat rinciannya Januari ada 285 kasus, Februari 221, Maret 192, April 97, Mai 246, Juni 269, dan Juli 140.

Baca Juga :  Undian Simpedes, Nasabah BRI Purwodadi Dapat Honda Mobilio

Dari 2.018 kasus masuk, Pengadilan Agama Purwodadi telah memutus 1.698 perkara. Untuk cerai talak sebanyak 466 dan cerai gugat 1.232 kasus. Rinciannya untuk cerai talak yang rampung diputus pada Januari 43 kasus, Februari 98, maret 97, April 63, Mei 29, Juni 91, dan Juli 45.

“Sementara rincian cerai gugat yang sudah diputus rinciannya yakni pada Januari ada 127 kasus, Februari 233, Maret 224, April 123, Mei 107, Juni 291, Juli 127,” tambahnya.






Reporter: Eko Santoso

GROBOGAN – Kasus perceraian di Kabupaten Grobogan dari Januari hingga Juli ini tembus 2.018 kasus. Artinya bila dirata-rata per bulan ada 288 kasus. Uniknya dari jumlah tersebut, mayoritas kasus perceraian didominasi cerai gugat. Atau diajukan pihak perempuan. Selain itu, faktor ekonomi juga ditengarai menjadi faktor banyaknya kasus tersebut.

Baca Juga : Berkedok Kios, Kafe Karaoke Illegal di Terminal Purwodadi Grobogan Ditertibkan

Ketua Pengadilan Agama (PA) Purwodadi Wahid Abidin melalui panitera muda permohonan Wakirudin memberikan data bahwa dari laporan perkara masuk sepanjang Januari-Juli ada 568 cerai talak. Yang artinya diajukan oleh pihak lelaki. Sementara, untuk cerai gugat atau yang diajukan perempuan berjumlah 1.450.

“Bila dikalkulasi antara Januari hingga Juli maka ada 2.018 kasus perkara perceraian,” jelasnya.

Untuk cerai talak rinciannya pada Januari ada 109 kasus, februari 92, Maret 85, April 34, Mei 85, Juni 100, Juli 63. Sementara, untuk cerai gugat rinciannya Januari ada 285 kasus, Februari 221, Maret 192, April 97, Mai 246, Juni 269, dan Juli 140.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Tahan Tersangka Korupsi Dana PNPM Senilai Rp 633

Dari 2.018 kasus masuk, Pengadilan Agama Purwodadi telah memutus 1.698 perkara. Untuk cerai talak sebanyak 466 dan cerai gugat 1.232 kasus. Rinciannya untuk cerai talak yang rampung diputus pada Januari 43 kasus, Februari 98, maret 97, April 63, Mei 29, Juni 91, dan Juli 45.

“Sementara rincian cerai gugat yang sudah diputus rinciannya yakni pada Januari ada 127 kasus, Februari 233, Maret 224, April 123, Mei 107, Juni 291, Juli 127,” tambahnya.






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru