Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah mengatakan sebanyak 33 destinasi wisata di Kudus, namun favorit lokasi yang dikunjungi daerah atas, seperti Desa Colo, Kecamatan Dawe dan Desa Rahtawu, Desa Menawan, Kecamatan Gebog.
”Puncak liburan itu hari ini (kemarin, Red), karena keesokan harinya aktivitas kerja normal kembali, meski sekolah masih libur, namun orangtua mereka sudah masuk kerja,” ujarnya.
Mutrikah menjabarkan perolehan pengunjung selama libur Natal dan tahun baru, yakni mulai 20 Desember 2024 jumlah pengunjung mencapai 8.611 orang hingga laporan terkahir 25 Desember 2024 sudah mencapai 21.439 pengunjung.
”Itupun 26-31 Desember 2024 belum selesai direkap. Tahun ini ada kenaikan jumlah kunjungan wisatan sekitar 30 persen. Hal ini juga ada perkembangan dan inovasi dari pengelola obyek wisata di Kudus sehingga mampu menarik pengunjung untuk datang ke Kudus,” ungkapnya.
Mutrikah menambahkan, wahana permainan juga semakin bervariasi.
Ditambah lagi ada Jeep Adventure itu yang membuat potensi wisata di Kudus ini bervariasi.
Tidak hanya waterboom tapi juga mencoba sensasi baru dengan naik jeep melintasi hutan muria dan mampir ke galeri kopi.
Seperti yang disampaikan General Manager (GM) Pijar Park Kudus Pujiharto mengungkapkan resort di tempat wisata setempat sudah penuh hingga 5 Januari 2025.
Harga yang dipatok sendiri mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta.
Baca Juga: Ada Masalah Apa, Ketua DPRD Kudus Masan kok Sesalkan Pekerjaan SIHT di Akhir Tahun
”Kenaikan pengunjung sudah terjadi sejak Minggu, 22 Desember 2024, hingga sekarang ini (kemarin, Red). Untuk hari-hari biasa hanya ada sekitar 100-300 pengunjung per harinya, sedangkan untuk hari minggu lebih dari 500 pengunjung, bahkan bis sampai tembus 1.000 pengunjung,” ungkapnya. (san/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma