Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puskesmas Kragan II Jadi Lokasi RS Tipe D, Target Operasi 2028

A
Penulis: Ali Mahmudi❯
ISTIMEWA UNTUK RADAR KUDUSCEK MAKET: Bupati Harno didampingi Kepala Dinkes Rembang melihat maket, satu sisi berinteraksi dengan pengunjung kemarin (6/5)
ISTIMEWA UNTUK RADAR KUDUS
CEK MAKET: Bupati Harno didampingi Kepala Dinkes Rembang melihat maket, satu sisi berinteraksi dengan pengunjung kemarin (6/5)

Advertisement

 

REMBANG – Kepastian akhirnya datang. Puskesmas Kragan II resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan rumah sakit (RS) tipe D milik pemerintah daerah. Bupati Rembang Harno turun langsung ke lapangan, kemarin (6/5), untuk menindaklanjuti keputusan yang mengakhiri tarik-ulur dua opsi lokasi sebelumnya.

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang dr Ali Syofi'i, Bupati Harno melihat langsung kondisi Puskesmas Kragan II, termasuk meninjau maket pengembangan fasilitas tersebut. Ia juga sempat berinteraksi dengan sejumlah pasien yang sedang berobat.

Advertisement

Sebelumnya, pemerintah daerah mempertimbangkan dua opsi: membangun RS di lahan kosong di Kecamatan Kragan, atau meningkatkan status Puskesmas Kragan II. Setelah melalui kajian mendalam — termasuk kunjungan Bupati ke Jakarta untuk berdiskusi dengan berbagai pihak pilihan pun dijatuhkan pada opsi kedua.

"Ini melanjutkan pertemuan sebelumnya di rumah dinas. Kita sudah membahas tuntas semua opsi, termasuk setelah saya ke Jakarta bertemu berbagai pihak untuk membahas perencanaan rumah sakit tipe D di wilayah timur," ujar Harno.

Salah satu faktor penentu adalah soal lahan. RS tipe D mensyaratkan ketersediaan lahan minimal 2.000 hingga 4.500 meter persegi dan Puskesmas Kragan II dinyatakan memenuhi ketentuan tersebut.

Advertisement

"Yang penting syarat wajib sudah terpenuhi. Maka mulai hari ini sudah saya perbolehkan untuk menyusun administrasi agar bisa dinaikkan statusnya," tegasnya.

Harno menargetkan seluruh persyaratan administrasi rampung tahun ini. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan puskesmas pengganti agar pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat tidak terganggu selama proses peningkatan berlangsung.

Kepala Dinkes Rembang Ali Syofi'i menyebut, rencana ini sebenarnya bukan hal baru. Bangunan Puskesmas Kragan II sejak awal memang telah dirancang untuk dikembangkan menjadi rumah sakit, dengan pembangunan bertahap sejak 2007 hingga sekitar 2011 menggunakan berbagai sumber anggaran.

"Hari ini kita menjajaki persiapan penetapan rumah sakit Rembang timur, sekaligus menghidupkan kembali rencana lama menjadikan Puskesmas Kragan II sebagai rumah sakit," jelasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Rembang Harno Raih Penghargaan Radar Kudus Award 2026 Bidang Pengairan dan Ketahan Pangan

Bupati Rembang Harno Raih Penghargaan Radar Kudus Award 2026 Bidang Pengairan dan Ketahan Pangan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi menyerahkan piala penghargaan Radar Kudus Award 2026 kepada Bupati Rembang Harno atas dedikasinya dalam program pengairan dan ketahanan pangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer