Jakarta – Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dilaporkan tengah memacu akselerasi pengembangan sistem antarmuka terbaru mereka, One UI 9, yang berbasis sistem operasi Android 17.
Setelah sempat membuka keran program beta terbatas untuk lini flagship Galaxy S26 series, Samsung kini kedapatan mulai memperluas pengujian internalnya ke berbagai model lain, mulai dari seri Galaxy S25 hingga jajaran ponsel kelas menengah (mid-range) Galaxy A.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi jutaan loyalitas pengguna ekosistem Galaxy di seluruh penjuru dunia.
Paket pembaruan perangkat lunak (software update) ini dipastikan akan digulirkan secara gratis dan membawa perombakan visual yang segar, penguatan sektor privasi, hingga integrasi kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih mutakhir.
Ekspansi Uji Coba ke Ponsel Kelas Menengah
Melansir laporan dari GSM Arena, aktivitas pengembangan komparatif terdeteksi lewat pembaruan data firmware internal yang tersimpan di server resmi Samsung.
Pabrikan ini diketahui sudah mulai menyuntikkan basis data One UI 9 pada tiga varian ponsel pintar kelas menengah ke bawah (entry-level).
Ketiga gawai tersebut teridentifikasi membawa kode identitas firmware sebagai berikut:
-
Galaxy A17 5G – Kode Firmware:
A176BXXU5DZF1 -
Galaxy A34 – Kode Firmware:
A346BXXUFGZF1 -
Galaxy A57 – Kode Firmware:
A576BXXU3BZF3
Sebelum jejak digital ini terendus, Samsung juga dilaporkan telah menguji performa One UI 9 pada lini premium Galaxy S25 series serta varian ekonomis Galaxy S25 Edge dan Galaxy S26 FE.
Pengamat firmware kenamaan, Tarun Vats, mengonfirmasi bahwa intensitas aktivitas pengujian internal ini biasanya menjadi indikasi kuat bahwa jadwal perilisan versi publik sudah semakin dekat, meskipun pihak manajemen belum mengetok palu rilis resmi untuk lini Galaxy A.
Prediksi Jadwal Rilis dan Daftar Perangkat yang Berpeluang Lolos
Sistem operasi One UI 9 diprediksi akan diperkenalkan secara masif berbarengan dengan momentum peluncuran generasi ponsel layar lipat (foldable) terbaru Samsung.
Tiga gawai eksklusif yang dipastikan akan langsung mengadopsi One UI 9 sejak keluar dari kotak penjualan adalah Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Ajang perkenalan global tersebut dijadwalkan matang lewat pergelaran panggung Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026 yang berlokasi di London, Inggris.
Pasca-acara, distribusi update akan dilepas secara berkala ke model lain.
Berdasarkan riwayat pengujian server yang bocor sejauh ini, berikut daftar HP Samsung yang berpeluang besar menerima pembaruan One UI 9:
-
Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra
-
Galaxy S25, S25+, S25 Ultra, dan S25 Edge
-
Galaxy S26 FE
-
Galaxy A57
-
Galaxy A34
-
Galaxy A17 5G
Bocoran Fitur Baru: Dari Estetika hingga Agen AI Pintar
One UI 9 menjanjikan transformasi fungsionalitas yang cukup masif demi kenyamanan produktivitas harian pengguna.
Berikut adalah beberapa rincian fitur barunya:
-
Kustomisasi Kreatif: Pada menu Samsung Notes, pabrikan menyisipkan opsi decorative tapes serta variasi mata pena baru untuk sensasi mencatat yang personal. Sementara aplikasi Contacts kini terintegrasi langsung dengan fitur Creative Studio untuk pembuatan kartu profil unik.
-
Fleksibilitas Quick Panel: Tata letak panel kontrol didesain ulang agar lebih adaptif. Pengguna dibebaskan mengatur konfigurasi skala ukuran bar kecerahan layar (brightness), kontrol volume suara, hingga widget pemutar media.
-
Aspek Aksibilitas dan Keamanan: Terdapat menu sinkronisasi kecepatan Mouse Key, peleburan fitur pembaca layar TalkBack (gabungan teknologi Google dan Samsung), serta fitur fokus visual Text Spotlight. Di sisi proteksi, sistem mampu melacak dan memblokir instalasi aplikasi berisiko tinggi secara otomatis.
-
Integrasi Gemini Intelligence: Poin paling krusial adalah penyematan teknologi AI mutakhir besutan Google yang ditanamkan lebih dalam ke sistem inti Samsung. AI ini bertindak sebagai agentic AI yang mandiri untuk mengeksekusi perintah kompleks secara otomatis. Namun, perlu dicatat bahwa fitur AI tingkat lanjut ini kemungkinan besar hanya akan eksklusif tersedia di perangkat keras (hardware) terbaru yang memiliki spesifikasi chip pemrosesan saraf (NPU) tinggi.