KUDUS – Persiku Kudus mulai menunjukkan keseriusannya untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Klub berjuluk Macan Muria itu kini memasuki fase persiapan setelah memperkenalkan sosok baru yang akan memimpin klub sebagai presiden.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Persiku Kudus.
Manajemen memperkenalkan Bangun Bawono sebagai Presiden Klub Persiku yang baru.
Ia menggantikan presiden klub sebelumnya dan diharapkan mampu membawa energi serta gagasan baru bagi perjalanan Macan Muria.
Dalam unggahannya, Persiku menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bangun Bawono yang resmi bergabung dalam jajaran kepengurusan klub pada Jumat (7/8/2026) di Kudus.
Manajemen Persiku menyebut kehadiran Bangun menjadi bagian dari langkah klub menyambut kompetisi Championship 2026/2027.
Dengan komitmen dan visi yang dimilikinya, Bangun diharapkan dapat membantu membangun fondasi klub yang lebih kuat, profesional, serta mampu menghadapi persaingan kompetisi yang semakin ketat.
"Selamat bertugas, Pak Bangun. Bawa tim Macan Muria lebih berprestasi. Bersama Pak Bangun Bawono, mari kita bangun kejayaan Persiku Kudus," tulis manajemen Persiku dalam unggahan tersebut.
Manajemen Persiku Tetap Berkomitmen
Direktur Utama Persiku Kudus, Abdul Fuad Amirul Adha, mengatakan jajaran manajemen dan pemegang saham tetap memiliki komitmen untuk mempertahankan keberadaan Persiku dalam kompetisi musim 2026/2027.
Menurut Fuad, keputusan menerima Bangun Bawono sebagai bagian dari keluarga baru Persiku telah disepakati oleh pemegang saham dan jajaran direksi.
Kehadiran sosok baru tersebut diharapkan membawa semangat sekaligus inovasi untuk menghadapi kompetisi Championship musim ini.
"Pemegang saham dan jajaran direksi sepakat menerima niat baik Mas Bangun Bawono untuk masuk menjadi bagian keluarga baru di Persiku Kudus. Kami optimistis hal ini akan menjadi semangat baru dan inovasi baru dalam mengarungi kompetisi Championship musim ini," ujar Fuad.
Sementara itu, jajaran manajemen Persiku lainnya, Irwansyah, menegaskan bahwa pihaknya masih berupaya menjaga eksistensi klub kebanggaan masyarakat Kudus tersebut.
Menurutnya, Persiku bukan sekadar klub sepak bola, tetapi telah menjadi bagian dari identitas Kota Kretek. Karena itu, semangat sepak bola di Kudus akan terus dihidupkan dan dikembangkan.
Persiku Tetap Bermarkas di Kudus
Irwansyah juga memastikan seluruh persiapan dan agenda latihan Persiku akan tetap dilakukan di Kudus.
Hanya pada saat pertandingan kandang, Persiku akan menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai lokasi pertandingan.
Ia menegaskan tidak akan ada perubahan nama klub maupun pemindahan identitas Persiku dari Kudus.
Macan Muria tetap akan membawa nama Kota Kretek dalam mengarungi kompetisi musim depan.
"Segala persiapan dan latihan tim Persiku akan dilaksanakan di Kudus. Hanya saat matchday bermain sebagai tim musafir di Stadion Sultan Agung Bantul. Tidak ada pergantian nama klub dan Persiku akan tetap berada di Kudus karena Persiku merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Kudus," jelas Irwansyah.
Segera Bentuk Kerangka Tim
Presiden Klub Persiku Kudus, Bangun Bawono, memastikan Macan Muria mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi Liga 2 atau Championship musim 2026/2027.
Ia menyebut manajemen akan bergerak cepat menyusun kekuatan tim.
Salah satu agenda terdekat adalah menentukan sosok pelatih kepala sekaligus mendatangkan sejumlah pemain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim.
"Secepatnya kami akan membentuk kerangka tim dengan menunjuk pelatih kepala dan mengontrak beberapa pemain incaran," ujar Bangun.
Dengan masuknya Bangun Bawono ke jajaran klub, Persiku Kudus diharapkan mampu mendapatkan energi baru dalam menghadapi kompetisi musim depan.
Manajemen pun mulai menyiapkan berbagai kebutuhan agar Macan Muria dapat tampil lebih kompetitif dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Kudus. (gal)
Editor : Ali Mustofa