KUDUS - Pemberian ruang kompetisi sepak bola putri terus diupayakan oleh beberapa pihak.
Ruang kompetisi ini dijalankan untuk mendukung keberlangsungan ekosistem sepak bola putri agar terbentuk secara konsisten.
Wadah kompetisi sepak bola putri ini digulirkan lewat turnamen sepak bola putri Kang Sandung Cup di Kabupaten Kudus.
Ada enam tim dan terbagi menjadi dua grup pada turnamen tersebut.
Adapun tim yang mengikuti turnamen tersebut datang dari Kabupaten Kudus maupun luar daerah.
Tim yang mengikuti ajang tersebut, antara lain, Spegaku Balistha, Lysandra Pertiwi, Scorpion FC, Putri Mataram, Porma, dan Persego Privat FC.
Penyelenggara turnamen Sandung Hidayat menyatakan, turnamen sepak bola ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Sebelumnya hanya diikuti peserta sepak bola pria saja.
Pada tahun ini penyelenggaraan turnamen sepak bola diikuti oleh tim putri.
Digulirkannya turnamen ini mendapatkan antusias bagi para peserta terutama tim putri.
"Turnamen ini memberikan ruang kompetisi kepada pesepak bola putri agar mereka bisa berkembang dan menambah jam terbang di tengah belum adanya kompetisi sepak bola putri secara resmi dari PSSI," katanya.
Sandung menambahkan, turnamen ini dipastikan akan berjalan seru. Tim sepak bola putri akan unjuk gigi dan beradu gengsi.
"Pertandingan digelar setiap Sabtu dan Minggu, jadi mereka (peserta) akan mempersiapkan diri lebih matang," katanya.
Politisi Partai Gerindra ini melihat, antusias sepak bola putri di Kudus kian kuat.
Pihak swasta beberapa waktu lalu memberikan ruang kompetisi bagi pesepak bola putri untuk mengikuti turnamen.
Hal ini tentunya harus didukung dan dikembangkan dalam pemberian ruang kompetisi di luar.
Ruang ekspresi ini harus direspon hingga ke tingkat pendidikan dasar.
Sandung menambahkan, pengembangan bakat dan minat harus diasah sejak dini.
Sekolah-sekolah mulai tingkatan SD-SMP harus merespon dengan memberikan ruang-ruang pembelajaran untuk meningkatkan bakat bermain sepak bola. (gal)
Editor : Ali Mustofa