NAKHON RATCHASIMA – Timnas Voli Putri U-18 Indonesia menutup perjuangannya di AVC Girls U-18 Volleyball Championship 2026 dengan hasil positif. Skuad muda Merah Putih sukses menundukkan Mongolia dengan skor 3-1 (22-25, 25-20, 25-12, 25-17) pada laga perebutan peringkat ketujuh yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (7/7/2026).
Kemenangan ini menjadi penutup manis setelah Indonesia sebelumnya gagal melaju ke perebutan posisi lima besar. Meski hanya finis di peringkat ketujuh, performa para pemain menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam hal mental bertanding dan kemampuan bangkit saat tertinggal.
Sempat Kehilangan Set Pertama, Indonesia Bangkit dengan Permainan Dominan
Indonesia memulai pertandingan dengan cukup baik, tetapi harus mengakui keunggulan Mongolia di set pertama setelah kalah tipis 22-25.
Memasuki set kedua, permainan anak asuh tim pelatih Indonesia mulai berubah. Serangan menjadi lebih efektif, pertahanan semakin disiplin, dan komunikasi antarpemain berjalan lebih rapi.
Perubahan itu membuahkan hasil ketika Indonesia menyamakan kedudukan lewat kemenangan 25-20.
Momentum tersebut terus berlanjut di dua set berikutnya.
Pada set ketiga, Indonesia tampil sangat dominan dan hanya memberi Mongolia 12 poin sebelum menutup set dengan skor 25-12.
Kepercayaan diri para pemain semakin meningkat di set keempat. Kombinasi servis yang menekan, blok yang solid, serta variasi serangan membuat Indonesia kembali unggul 25-17 untuk memastikan kemenangan 3-1.
Mental Bertanding Jadi Pembeda
Salah satu faktor utama kemenangan Indonesia adalah kemampuan para pemain bangkit setelah kehilangan set pembuka.
Kapten tim Arimbi bersama rekan-rekannya mampu menjaga fokus dan tidak kehilangan kepercayaan diri meski sempat tertinggal.
Performa tersebut mendapat apresiasi dari Manajer Timnas Voli Putri U-18 Indonesia, Luciana Taroreh.
Menurutnya, kemenangan atas Mongolia memperlihatkan karakter kuat yang dimiliki para pemain muda Indonesia.
"Para pemain menunjukkan semangat juang, karakter, dan mental yang sangat baik untuk bangkit setelah kehilangan set pertama," ujar Luciana.
Masih Ada Evaluasi untuk Tim Merah Putih
Meski puas dengan hasil akhir, Luciana menegaskan masih terdapat sejumlah aspek yang harus diperbaiki.
Ia menilai konsistensi permainan masih menjadi pekerjaan rumah utama apabila Indonesia ingin bersaing lebih jauh di level Asia.
Menurutnya, tim masih perlu meningkatkan kualitas penerimaan bola pertama, efektivitas serangan, serta menjaga stabilitas permainan sepanjang pertandingan.
Namun demikian, kemenangan atas Mongolia diyakini menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri para pemain menghadapi kejuaraan internasional berikutnya.
Perjalanan Indonesia di AVC U-18 2026
Perjalanan Indonesia pada AVC U-18 2026 diwarnai sejumlah pertandingan penuh perjuangan.
Sebelum mengalahkan Mongolia, Indonesia harus mengubur harapan finis di posisi lima besar setelah kalah dramatis 2-3 dari Kazakhstan pada laga perebutan peringkat 5-8.
Dalam pertandingan tersebut Indonesia sempat unggul pada set penentuan, tetapi akhirnya menyerah dengan skor 25-17, 23-25, 17-25, 25-21, 13-15.
Sebelumnya, langkah Indonesia menuju semifinal juga terhenti usai dikalahkan tuan rumah Thailand di babak perempat final.
Meski belum mampu memenuhi target yang lebih tinggi, pengalaman menghadapi tim-tim kuat Asia dinilai menjadi bekal berharga bagi generasi muda voli Indonesia.
Modal Berharga Menuju Turnamen Berikutnya
Finis di posisi ketujuh memang belum menjadi hasil ideal, tetapi pencapaian tersebut memberikan banyak pelajaran bagi para pemain yang sebagian besar masih berada pada usia pembinaan.
PBVSI berharap pengalaman bertanding di AVC U-18 dapat mempercepat perkembangan teknik, mental, dan daya saing para atlet muda agar mampu menjadi tulang punggung tim nasional senior pada masa mendatang.
Luciana juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan selama kejuaraan berlangsung.
Editor : Mahendra Aditya"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya. Itu menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain," tuturnya.