Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Kontroversi Balogun Berakhir Pahit, Belgia Hancurkan Amerika Serikat 4-1 di Piala Dunia 2026

uinbroadcasting • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:59 WIB
Romelu Lukaku tampil sebagai pahlawan dari bangku cadangan! Sang striker senior Belgia kembali membuktikan predikatnya sebagai supersub andalan usai mencetak gol penambah keunggulan Belgia saat menaklukkan Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. @romelulukaku
Romelu Lukaku tampil sebagai pahlawan dari bangku cadangan! Sang striker senior Belgia kembali membuktikan predikatnya sebagai supersub andalan usai mencetak gol penambah keunggulan Belgia saat menaklukkan Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. @romelulukaku

RADAR KUDUS - Drama yang mengiringi pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat dan Belgia akhirnya berakhir tanpa hasil manis bagi tuan rumah.

Meski sempat menjadi sorotan karena polemik kartu merah Folarin Balogun, Amerika Serikat tetap harus mengakui keunggulan Belgia setelah kalah telak 1-4 di Stadion Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Balogun sebelumnya sempat terancam absen dalam pertandingan tersebut setelah mendapatkan kartu merah langsung ketika Amerika Serikat menghadapi Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar.

Hukuman itu diberikan setelah wasit meninjau tayangan VAR terkait pelanggaran kerasnya terhadap Tarik Muharemovic.

Sesuai regulasi, pemain yang menerima kartu merah langsung biasanya otomatis tidak dapat tampil pada pertandingan berikutnya.

Namun, hanya sehari sebelum laga melawan Belgia, FIFA membuat keputusan mengejutkan dengan menangguhkan hukuman Balogun berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA dengan masa percobaan selama satu tahun.

Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan luas.

Sejumlah laporan menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut terlibat dalam proses tersebut setelah dikabarkan menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan ulang terhadap keputusan kartu merah Balogun.

Trump kemudian menyambut keputusan FIFA melalui unggahan di akun Truth Social miliknya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada FIFA karena dianggap telah mengambil keputusan yang tepat dan membatalkan sebuah ketidakadilan.

Pernyataan tersebut menuai kontroversi karena muncul dari seorang kepala negara yang mengaitkan dirinya dengan keputusan lembaga olahraga internasional.

Situasi semakin ramai setelah akun resmi Gedung Putih di platform X ikut memberikan respons dengan unggahan bertuliskan "USA-USA-USA".

Hal tersebut membuat sejumlah pihak menilai adanya kesan intervensi politik terhadap independensi FIFA.

Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) langsung menentang keputusan tersebut.

Mereka menilai penangguhan hukuman Balogun tidak sesuai dengan aturan disiplin FIFA maupun regulasi Piala Dunia 2026. 

UEFA juga ikut memberikan kritik dan menyebut keputusan tersebut telah melewati batas serta berpotensi mengganggu integritas kompetisi.

FIFA kemudian menolak pengajuan keberatan dari RBFA dengan alasan banding tersebut tidak dapat diterima secara prosedural.

Di tengah kontroversi yang terus bergulir, Amerika Serikat tetap memainkan Balogun sejak menit awal bersama Christian Pulisic.

Namun, situasi di luar lapangan tidak mampu membantu perjuangan tuan rumah.

Belgia justru tampil lebih efektif dan menguasai jalannya pertandingan.

Bahkan ketika beberapa pemain bintangnya seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Jeremy Doku tidak langsung dimainkan, skuad Setan Merah tetap mampu menunjukkan kualitasnya.

Kemenangan 4-1 tersebut akhirnya menjadi bukti bahwa keputusan di meja disiplin tidak selalu menentukan hasil pertandingan.

Belgia memastikan langkah ke babak perempat final, sementara Amerika Serikat harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan meninggalkan cerita kontroversi.

Editor : Ali Mustofa
##Lukaku #Belgia #PialaDunia2026 #RedDevils