Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

FIFA Batalkan Hukuman Balogun Jelang Lawan Belgia, Keputusan Ini Jadi Sorotan

Ali Mustofa • Senin, 6 Juli 2026 | 09:13 WIB

 

Striker timnas Amerika Serikat Folarin Balogun cetak gol dan mendapatkan kartu merah di laga Piala Dunia 2026 lawan Bosnia. (Instagram/@sportsgully)
Striker timnas Amerika Serikat Folarin Balogun cetak gol dan mendapatkan kartu merah di laga Piala Dunia 2026 lawan Bosnia. (Instagram/@sportsgully)

RADAR KIDUS – FIFA resmi menangguhkan hukuman larangan bermain yang sebelumnya dijatuhkan kepada penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Keputusan tersebut membuat striker andalan tim tuan rumah dipastikan dapat memperkuat timnya saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina setelah dinilai menginjak pergelangan kaki bek Tarik Muharemovic.

Berdasarkan regulasi FIFA, kartu merah langsung umumnya berujung pada larangan tampil satu pertandingan tanpa proses banding.

Beberapa hari setelah insiden tersebut, muncul laporan yang menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan panggilan telepon kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meminta agar keputusan kartu merah Balogun ditinjau kembali.

Laporan tersebut dikutip oleh AFP, meski FIFA tidak memberikan penjelasan resmi terkait adanya komunikasi tersebut.

Komite Disiplin FIFA kemudian mengumumkan bahwa hukuman larangan bermain Balogun ditangguhkan selama satu tahun.

Dengan demikian, pemain tersebut tetap dapat tampil melawan Belgia. Hukuman itu baru akan diberlakukan apabila Balogun kembali melakukan pelanggaran serupa dalam masa percobaan tersebut.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa keputusan itu diambil berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA yang memungkinkan pelaksanaan sanksi ditangguhkan dalam kondisi tertentu.

Meski demikian, FIFA tidak merinci alasan khusus mengapa ketentuan tersebut diterapkan pada kasus Balogun.

Selain Trump, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, juga diketahui secara terbuka meminta agar kartu merah Balogun dibatalkan.

Trump sendiri menyambut positif keputusan FIFA dan mengungkapkan rasa puasnya melalui media sosial Truth Social.

"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" tulis Trump.

Kasus penangguhan hukuman seperti ini bukan pertama kali terjadi di dunia sepak bola.

Sebelumnya, bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, juga pernah menerima hukuman larangan bertanding, namun sebagian sanksinya ditangguhkan sehingga tetap dapat tampil pada laga penting.

Keputusan tersebut saat itu juga memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola.

 

Editor : Ali Mustofa
#timnas belgia #Folarin Balogun #piala dunia 2026 #babak 16 besar #amerika serikat