RADAR KUDUS - Tim sepak takraw Jawa Tengah meraih gelar juara sektor putra dan putri pada Liga Sepak Takraw Wilayah II 2026 di GOR Pancasila, Surabaya. Pada final yang berlangsung Sabtu (4/7/2026), tim putri mengalahkan DKI Jakarta, sedangkan tim putra menundukkan Sayap Mas Jawa Timur.
Tim Putra dan Putri Jateng Kompak Raih Gelar Juara
Liga Sepak Takraw Wilayah II berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, pada 1–4 Juli 2026. Jawa Tengah tampil dominan dengan mengawinkan gelar juara di dua kategori.
Tim putri Jawa Tengah yang diperkuat Frisca Kharisma A, Dona Aulia, Rikha Khilmiyati, Tasya Adelia Ayunda Dewi, dan Aisyah Amari Fatikhah menang dua gim langsung atas DKI Jakarta.
Jawa Tengah menutup pertandingan dengan skor 15-7 dan 15-11, sekaligus memastikan gelar juara sektor putri.
Tim Putra Menang Dramatis atas Sayap Mas Jatim
Tim putra Jawa Tengah yang diperkuat Yudha Aswinatama, Rico Bagus Pratama, M. Ubaidur Rohman, Dicka Putra Arcanela, dan Ilham Jagad Satria harus bekerja keras pada partai final.
Mereka sempat kehilangan gim pertama dengan skor 13-15. Namun, Jawa Tengah bangkit dan membalikkan keadaan dengan kemenangan 15-13 pada gim kedua serta 15-7 di gim penentuan.
Kemenangan 2-1 atas Sayap Mas Jawa Timur memastikan Jawa Tengah menyabet gelar juara sektor putra sekaligus mengawinkan gelar pada Liga Sepak Takraw Wilayah II 2026.
Modal Penting Menuju Pra-PON dan PON 2028
Tim sepak takraw Jawa Tengah ditangani jajaran pelatih Suko Hartono, Panji Kerso, Nur Kholis, Winarno, dan Tri Aji.
Pelatih Suko Hartono mengaku bangga dengan penampilan para atlet yang mampu tampil lepas sepanjang turnamen.
"Kami dari tim pelatih merasa bangga dengan penampilan para atlet. Mereka bisa bermain dengan baik dan tanpa beban. Ini menjadi modal besar bagi tim sepak takraw Jawa Tengah menghadapi pertandingan berikutnya, terutama Pra-PON dan PON," ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSTI Jawa Tengah, Musthakim, juga mengapresiasi pencapaian tim meski persiapan yang dilakukan tergolong singkat.
"Dengan hasil ini kami merasa bangga dan senang sekali karena dengan persiapan yang minim hasilnya sangat memuaskan. Kondisi ini akan semakin menambah mental bertanding para atlet untuk persiapan PON 2028," katanya.
Keberhasilan mengawinkan gelar di Liga Sepak Takraw Wilayah II menjadi modal berharga bagi Jawa Tengah menghadapi agenda yang lebih besar. Hasil tersebut diharapkan meningkatkan kepercayaan diri atlet dalam persiapan menuju Pra-PON dan PON 2028.
Editor : Admin