Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Gol Gvardiol Dianulir VAR di Menit 90+16, Ronaldo dan Ramos Bawa Portugal ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 3 Juli 2026 | 08:18 WIB
CR7 mencetak gol untuk Portugal saat berhadapan dengan Kroasia melalui gol penalti. (Instagram Portugal)
CR7 mencetak gol untuk Portugal saat berhadapan dengan Kroasia melalui gol penalti. (Instagram Portugal)
 

RADAR KUDUS - Portugal memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati laga yang luar biasa dramatis melawan Kroasia. Bermain sengit selama lebih dari 100 menit, Selecao akhirnya menang tipis 2-1 dalam pertandingan yang dipenuhi keputusan VAR, gol yang dianulir, hingga ketegangan pada masa injury time.

Cristiano Ronaldo kembali menjadi sosok penting bagi Portugal lewat gol penaltinya, sementara Kroasia harus menerima kenyataan pahit setelah dua gol mereka dibatalkan karena offside.

Portugal Dominan Sejak Awal, Kroasia Lebih Efektif

Portugal langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Tim asuhan Roberto Martinez menguasai bola hingga hampir 70 persen sepanjang babak pertama.

Bruno Fernandes, Rafael Leao, Pedro Neto, hingga Cristiano Ronaldo silih berganti menekan pertahanan Kroasia. Dominik Livakovic beberapa kali dipaksa melakukan penyelamatan penting.

Peluang terbaik Portugal datang melalui Bruno Fernandes pada menit keempat yang masih mampu ditepis Livakovic. Renato Veiga juga nyaris membawa Portugal unggul lewat sundulan hasil sepak pojok, tetapi bola melayang tipis di atas mistar.

Di sisi lain, Kroasia bermain lebih sabar dan mengandalkan serangan balik cepat. Ante Budimir sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-10, namun sundulannya melambung jauh.

Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Perisic Pecah Kebuntuan

Babak kedua langsung berjalan lebih terbuka.

Pada menit ke-53, Kroasia sukses mengejutkan Portugal. Josip Stanisic mengirim umpan lambung sempurna yang diteruskan Ivan Perisic dengan penyelesaian akurat ke pojok kanan bawah gawang Diogo Costa.

Gol tersebut membuat Kroasia unggul 1-0 dan memaksa Portugal bermain lebih agresif.

Tak lama kemudian, Igor Matanovic sempat mencetak gol kedua. Namun setelah dicek VAR, gol tersebut dianulir karena offside.

Portugal sebenarnya sempat membalas melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-61. Akan tetapi, selebrasi Ronaldo terhenti setelah VAR kembali menunjukkan adanya offside dalam proses gol tersebut.

Penalti Ronaldo Hidupkan Portugal

Momentum berubah ketika Rafael Leao dijatuhkan di area terlarang.

Awalnya wasit Espen Eskas menganggap insiden tersebut bukan pelanggaran. Namun setelah mendapat panggilan dari ruang VAR dan meninjau monitor di pinggir lapangan, keputusan berubah menjadi penalti.

Cristiano Ronaldo maju sebagai eksekutor pada menit ke-68.

Dengan tenang, sang kapten menunggu Dominik Livakovic bergerak lebih dulu sebelum mengirim bola ke tengah gawang.

Skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi titik balik permainan Portugal.

Diogo Costa Jadi Tembok Kokoh

Meski Portugal mulai menguasai permainan, Kroasia terus memberikan ancaman serius.

Mateo Kovacic nyaris membawa Kroasia kembali unggul setelah tembakan kerasnya membentur tiang gawang.

Tak lama berselang, Igor Matanovic memperoleh peluang emas melalui sundulan jarak dekat. Namun Diogo Costa tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan refleks yang menjaga Portugal tetap hidup.

Petar Sucic juga sempat membobol gawang Portugal, tetapi gol itu kembali dianulir karena posisi offside.

Pada menit 90+4, Ramos mencetak gol kedua Portugal melalui asist Leao.

Drama Gila di Injury Time

Laga memasuki 10 menit tambahan waktu.

Portugal sempat mendapatkan beberapa peluang melalui Ruben Dias dan Francisco Conceicao, tetapi belum mampu menghasilkan gol.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Kroasia kembali mengguncang stadion.

Pada menit ke-90+13, Josko Gvardiol berhasil menyambar bola di depan gawang dan membawa Kroasia menyamakan skor menjadi 2-2.

Seluruh pemain Kroasia larut dalam selebrasi.

Namun euforia itu tidak berlangsung lama.

Wasit Espen Eskas menerima panggilan VAR dan kembali menuju monitor.

Setelah pemeriksaan cukup lama, dipastikan terdapat posisi offside dalam proses terciptanya gol.

Gol Gvardiol resmi dianulir pada menit ke-90+16.

Keputusan tersebut langsung memupus harapan Kroasia.

Tak lama kemudian, peluit panjang dibunyikan pada menit ke-90+19.

Portugal pun memastikan kemenangan dramatis 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

VAR Jadi Penentu Nasib

Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling dramatis sepanjang Piala Dunia 2026.

Teknologi VAR beberapa kali menjadi pusat perhatian dengan membatalkan tiga gol, yakni dua milik Kroasia dan satu milik Portugal. Selain itu, VAR juga berperan dalam menghadiahkan penalti yang berhasil dikonversi Cristiano Ronaldo menjadi gol penyeimbang.

Di balik dominasi penguasaan bola Portugal, Kroasia sebenarnya tampil sangat efektif dan beberapa kali nyaris membuat kejutan. Namun detail kecil berupa posisi offside akhirnya menjadi pembeda yang menentukan nasib kedua tim.

Portugal kini melangkah ke babak 16 besar dengan modal kepercayaan diri tinggi, sementara Kroasia harus mengakhiri perjuangan mereka dengan cara yang sangat menyakitkan setelah dua kali kehilangan gol akibat intervensi VAR.

Editor : Mahendra Aditya
#hasil Piala Dunia 2026 #Portugal vs Kroasia #VAR Portugal Kroasia #Babak 16 Besar Piala Dunia #Cristiano Ronaldo