KUDUS – Masa depan Igor Costa bersama Persiku Kudus akhirnya menemui kejelasan.
Striker asal Brasil tersebut dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Macan Muria untuk musim depan setelah memutuskan berpisah dengan klub.
Kabar perpisahan itu disampaikan langsung oleh Igor Costa melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat kemarin.
Dalam pesan emosional yang diunggahnya, pemain bernomor punggung 9 tersebut menyampaikan salam perpisahan sekaligus rasa terima kasih kepada seluruh elemen tim dan suporter Persiku.
“Dengan air mata berlinang, saya menulis ini. Hari ini saya mengakhiri hubungan saya dengan Persiku Kudus, klub yang saya cintai sejak awal,” tulis Igor Costa.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan selama membela Persiku serta ucapan terima kasih kepada pemain, staf pelatih, manajemen, hingga para pendukung yang selalu memberikan dukungan.
“Saya akan terus mendukung kesuksesan tim. Matursuwun,” lanjutnya dalam unggahan tersebut.
Postingan perpisahan Igor Costa langsung mendapat respons besar dari suporter dan netizen.
Unggahan itu memperoleh lebih dari seribu tanda suka dan ratusan komentar yang sebagian besar berisi ucapan terima kasih dan doa untuk perjalanan kariernya selanjutnya.
Keputusan hengkangnya Igor sekaligus menandai gagalnya upaya manajemen Persiku untuk mempertahankan sang striker.
Sebelumnya, pihak klub dikabarkan masih mencoba melakukan komunikasi dan negosiasi kontrak di tengah rumor kepindahannya ke luar negeri.
Belakangan, Igor Costa santer dikaitkan dengan klub Liga 1 Irak, Duhok FC.
Rumor tersebut semakin menguat setelah Igor diketahui mulai mengikuti akun Instagram resmi Duhok Sport Club.
Kepergian Igor Costa tentu menjadi kehilangan besar bagi Persiku Kudus.
Selama memperkuat Macan Muria, ia tampil sebagai mesin gol utama tim dan menjadi salah satu striker paling tajam di Liga 2 musim ini.
Pemain yang identik dengan rambut putih tersebut sukses finis di posisi ketiga daftar top skor Liga 2. Dari total 23 pertandingan yang dijalaninya bersama Persiku, Igor mampu mencetak 21 gol.
Menanggapi keputusan itu, Ketua SMM Kudus Krisna Andrian menyebut hengkangnya Igor merupakan hak sang pemain dalam menentukan masa depan kariernya.
“Itu hak pemain. Mungkin dia sudah cocok dengan kontraknya di tim lain juga. Ini masalah angka atau gaji,” ujar Krisna.
Ia berharap manajemen Persiku bisa segera bergerak cepat mencari sosok pengganti yang sepadan untuk mengisi kekosongan lini depan musim depan.
Selain itu, Krisna juga berharap calon investor yang masuk nantinya memiliki dukungan finansial kuat agar Persiku mampu bersaing menghadapi kompetisi musim berikutnya. (gal)