BPOM Tangani Pengujian Sampel Menu MBG, Dinkesda Blora Masih Menanti Hasil Laboratorium

BLORA – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab keracunan puluhan siswa.
Proses pengujian kini sepenuhnya ditangani oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat, menjelaskan bahwa pada awalnya sampel makanan sempat akan diperiksa oleh UPT Laboratorium Kesehatan Kabupaten Blora.
Namun, setelah tim BPOM datang ke Blora untuk melakukan penanganan, proses pengujian dialihkan kepada lembaga tersebut.
Menurutnya, BPOM memiliki kewenangan yang lebih tinggi dalam pemeriksaan keamanan pangan sehingga seluruh proses analisis laboratorium diserahkan kepada instansi tersebut.
Dengan demikian, UPT Laboratorium Kesehatan Kabupaten Blora tidak lagi melanjutkan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang telah diamankan.
Saat ini, Dinkesda hanya menunggu hasil resmi dari BPOM. Hingga kini, laporan hasil pemeriksaan laboratorium belum diterima sehingga pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.
"Hasil pemeriksaan dari BPOM nantinya akan menjadi dasar bagi kami dalam menentukan langkah selanjutnya sekaligus menarik kesimpulan terkait penyebab kejadian ini," ujar Edi.
Sebelumnya, sebanyak 19 siswa SD Negeri Sendangrejo mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG pada Selasa (21/7).
Seluruh siswa yang mengalami keluhan langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Ngawen.



