RADAR KUDUS - Kembalinya atmosfer panas Derby DIY akhirnya di depan mata. Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya menyambut potensi pertemuan dengan PSS Sleman pada musim kompetisi 2026/2027.
Menurut Van Gastel, kehadiran kembali duel klasik antar dua tim asal Daerah Istimewa Yogyakarta ini akan menjadi salah satu daya tarik utama di BRI Super League musim depan. Ia menilai pertandingan tersebut bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan sarat gengsi dan emosi bagi masyarakat lokal.
Rivalitas Lama yang Dinanti Kembali
Derby DIY terakhir kali tersaji pada 2018 saat kedua tim masih berlaga di kasta kedua. Setelah penantian panjang, peluang untuk kembali bertemu di level tertinggi kini terbuka lebar.
Van Gastel juga menyoroti perkembangan positif rivalnya. Ia mengaku senang melihat kemajuan PSS, terlebih dengan adanya sosok Pieter Huistra yang kini berperan penting di jajaran teknis tim berjuluk Super Elang Jawa.
Baginya, kehadiran figur asal Belanda di kubu lawan menambah warna tersendiri dalam persaingan. Ia bahkan menyebut laga derby nanti akan menjadi tontonan menarik yang layak dinanti.
PSS Promosi dengan Performa Meyakinkan
PSS memastikan langkah ke kasta tertinggi setelah tampil dominan di kompetisi kasta kedua. Kemenangan telak 3-0 atas PSIS Semarang menjadi penegas kekuatan mereka musim ini.
Hasil tersebut mengantarkan PSS keluar sebagai juara Grup Timur dengan koleksi 56 poin dari 27 pertandingan. Pencapaian itu memastikan mereka promosi dan siap bersaing di level yang lebih tinggi musim depan.
Kontribusi Pieter Huistra di balik layar juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan tim, meski tidak tercatat sebagai pelatih kepala karena regulasi yang berlaku.
Van Gastel Berpeluang Bertahan di PSIM
Di sisi lain, Jean-Paul van Gastel memberi sinyal kuat akan tetap bersama PSIM. Ia mengungkapkan bahwa proses negosiasi kontrak baru dengan manajemen hampir mencapai kesepakatan.
Jika tidak ada perubahan signifikan, pelatih asal Belanda tersebut kemungkinan besar akan melanjutkan masa baktinya setidaknya satu musim lagi.
PSIM sendiri sudah memastikan tetap bertahan di BRI Super League musim depan. Dengan raihan 39 poin, posisi mereka aman dari ancaman degradasi meski kompetisi belum sepenuhnya usai.
Musim Depan Makin Panas
Dengan bertahannya Van Gastel dan kembalinya PSS ke kasta tertinggi, Derby DIY dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling ditunggu. Rivalitas lama, gengsi daerah, hingga kualitas tim yang semakin berkembang akan menghadirkan duel penuh tensi tinggi.
Musim depan bukan sekadar kompetisi biasa, tetapi panggung kebangkitan rivalitas klasik yang siap mengguncang sepak bola Indonesia.
Editor : Mahendra Aditya