RADAR KUDUS - Perjalanan Arsenal di Liga Champions UEFA dalam beberapa musim terakhir menunjukkan lonjakan signifikan. Di bawah arahan Mikel Arteta, The Gunners perlahan bangkit dari masa sulit hingga kini kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Langkah terbaru mereka ditandai dengan kemenangan tipis 1-0 atas Atlético Madrid pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium. Gol tunggal Bukayo Saka memastikan kemenangan sekaligus mengantar Arsenal melaju ke final dengan agregat 2-1, setelah sebelumnya bermain imbang di leg pertama.
Keberhasilan ini bukan hasil instan. Sejak ditunjuk sebagai manajer pada Desember 2019, Arteta perlahan membangun ulang fondasi tim. Arsenal yang sempat absen dari Liga Champions selama tujuh musim akhirnya kembali tampil di kompetisi tersebut pada musim 2023/2024.
Baca Juga: Saka Ingin Tutup Perjalanan Arsenal dengan Gelar di Budapest
Pada musim comeback itu, Arsenal langsung menunjukkan progres dengan mencapai babak perempatfinal. Sebuah pencapaian yang cukup menjanjikan, mengingat sebelumnya mereka kerap tersingkir di fase 16 besar dalam periode 2010 hingga 2017.
Perkembangan berlanjut pada musim 2024/2025. Arsenal berhasil melangkah lebih jauh hingga semifinal, meski harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dengan agregat 1-3.
Musim 2025/2026 menjadi puncak dari proses tersebut. Arsenal akhirnya berhasil menembus final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam sejarah klub, setelah terakhir kali melakukannya pada musim 2005/2006.
Pencapaian ini memperlihatkan konsistensi dan kematangan tim yang terus berkembang di bawah Arteta. Dari tim yang sempat kehilangan arah di kompetisi Eropa, Arsenal kini kembali menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan.
Dengan satu langkah tersisa menuju trofi, Arsenal kini bersiap menghadapi laga final yang akan menentukan apakah kebangkitan mereka akan berujung pada kejayaan di panggung terbesar Eropa.
Editor : Mahendra Aditya