RADAR KUDUS – Dunia balap motor dikejutkan dengan kehadiran sosok yang sangat akrab bagi penggemar jet darat.
Mantan bos tim Red Bull Racing Formula 1, Christian Horner, terlihat hadir di tengah keriuhan paddock MotoGP dalam gelaran GP Spanyol di Sirkuit Jerez.
Kehadiran Horner memicu spekulasi luas mengenai kemungkinan dirinya melirik kepemilikan tim di ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
Horner tidak sendirian. Ia terlihat berjalan berdampingan dengan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, dan melakukan pembicaraan serius dengan CEO Honda Racing Corporation (HRC), Koji Watanabe.
Kedekatan Horner dengan Honda bukanlah hal baru; raksasa otomotif Jepang tersebut adalah pemasok mesin yang membawa Red Bull meraih rentetan gelar juara dunia di F1.
Meski Horner dikabarkan masih memiliki minat untuk kembali ke lingkungan F1 setelah hengkang dari Red Bull, MotoGP kini muncul sebagai opsi yang sangat realistis bagi masa depan profesionalnya. Hal ini terutama didorong oleh perubahan peta kepemilikan MotoGP baru-baru ini.
Dunia balap kini berada di bawah satu payung besar setelah Liberty Media—pemilik Formula 1—resmi mengakuisisi Dorna Sports senilai €4,2 miliar (sekitar Rp72 triliun).
Langkah ini diprediksi akan menciptakan sinergi besar antara F1 dan MotoGP, memudahkan pergerakan personel papan atas antar kedua olahraga tersebut.
Dalam sesi wawancara dengan awak media di Jerez, Horner mengungkapkan kekagumannya terhadap evolusi MotoGP:
"Saya selalu menjadi penggemar berat MotoGP. Karena saat ini saya memiliki sedikit waktu luang, saya pikir ini adalah kesempatan yang baik untuk datang dan melihat langsung kejuaraan ini," ungkap Horner.
Ia juga menyoroti peran penting Liberty Media dalam masa depan olahraga ini. "Sangat menarik melihat bagaimana motor-motor ini berevolusi sejak terakhir kali saya datang ke MotoGP pada 2005 di Estoril. Sebagai sebuah olahraga, MotoGP memiliki potensi besar untuk ditawarkan.
Saya berharap rekan-rekan di Liberty, dengan pengalaman mereka di F1, dapat memberikan dampak serupa di sini."
Baca Juga: "Economic Fury": AS Bekukan Ratusan Juta Dolar USDT Milik Iran, Patahkan Teori Kebal Sanksi Kripto
Langkah Horner ini mengikuti jejak figur ikonik F1 lainnya, seperti Guenther Steiner (mantan Prinsipal Tim Haas), yang dikabarkan mulai berinvestasi di tim-tim MotoGP.
Dengan nilai pasar MotoGP yang diprediksi akan meroket di bawah kepemimpinan Liberty Media, kepemilikan tim di MotoGP kini menjadi komoditas investasi yang sangat menggiurkan bagi para pesohor otomotif.
Meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai akuisisi tim oleh Horner, kehadirannya di garasi HRC bersama para petinggi balap dunia memberikan sinyal kuat bahwa ia sedang melakukan riset mendalam sebelum mengambil langkah strategis berikutnya di dunia balap roda dua. (*)
Editor : Ghina Nailal Husna