UPDATE!Sopir Innova Diamankan, Diduga Mengantuk saat Seruduk Ibu-Anak di Jalan Sulang

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 13:12 WIB

 

ISTIMEWA/RADAR KUDUS
PETAKA: Mobil Toyota Innova rusak parah rusak parah setelah terlibat kecelakaan tepat di depan SMPN 1 Sulang kemarin.
ISTIMEWA/RADAR KUDUS
PETAKA: Mobil Toyota Innova rusak parah setelah terlibat kecelakaan tepat di depan SMPN 1 Sulang kemarin.

 

 

REMBANG – Polisi mengamankan Erawan Tri Sudoko, 48, sopir Toyota Innova yang menabrak sepeda motor dan menewaskan seorang ibu beserta anaknya di Jalan Sulang-Rembang, Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Jumat (11/9). Dari pemeriksaan sementara, sopir diduga mengalami kantuk saat mengemudi sehingga oleng ke jalur berlawanan.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Rembang Iptu Bhakti Satria membenarkan pihaknya telah mengamankan sopir asal Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang, tersebut guna proses penyelidikan lebih lanjut.

”Saat ini kami amankan dulu terkait sopir,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Bhakti menyebut, dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan atau ngantuk yang dialami sopir. Namun, penyebab pasti masih didalami tim penyidik.

”Dugaan awal karena dalam kondisi mengantuk, saat ini masih kami dalami,” tambahnya.

Kecelakaan tersebut menewaskan Fitria Yulandari, 36, warga Desa Pedak, Kecamatan Sulang, dan anaknya, Azzura Sukma Candramaya, 3.

Keduanya mengendarai Yamaha Mio bernomor polisi B-3943-SBJ dan hendak menjenguk anak sekaligus kakak Azzura yang tengah menimba ilmu di sebuah pondok pesantren di kawasan itu. 

Insiden ini juga melukai seorang pejalan kaki, Sukesi, 51, yang kini dirawat di RS Bhina Rembang akibat luka kepala ringan serta patah kaki kanan dan kiri.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha Pangesty melalui Bhakti menjelaskan, Innova melaju dari arah selatan menuju utara, berlawanan arah dengan sepeda motor korban. Kendaraan itu oleng ke kanan, melewati marka tengah jalan, lalu masuk ke jalur berlawanan hingga kecelakaan tidak terhindarkan. 

Fitria dan Azzura mengalami cedera kepala, dan Fitria juga mengalami patah kaki kanan. Keduanya meninggal dunia di lokasi.

Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp 10 juta. Kasus ini masih ditangani Satlantas Polres Rembang.

Detik-detik kecelakaan tersebut terekam kamera CCTV yang berada di depan SMPN 1 Sulang, tak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala SMPN 1 Sulang Y. Sapto Eddy Kurniawanto membenarkan adanya rekaman tersebut.

”Saya baru tahu setelah ditelepon oleh TU. Memang ada rekamannya di CCTV depan sekolah. Rekaman itu lebih akurat,” kata Sapto saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus.

Dia memastikan tidak ada siswa maupun keluarga besar SMPN 1 Sulang yang menjadi korban. Menurut Sapto, siswa sudah pulang sekitar pukul 11.00 WIB, sebelum sebagian mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka.

”Pukul 11.00 siang anak-anak sudah pulang, kemudian ada kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Saya memastikan semua siswa aman,” ujarnya. (noe/ali)

 

Editor : Ali Mahmudi
maut di jalan sulang dua orang tewas di jalan sulang smpn 1 sulang Satlantas Polres Rembang